Praveen/Debby Ditarget Pertahankan Gelar All England
Titi Fajriyah | CNN Indonesia
Kamis, 02 Mar 2017 09:44 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto diminta untuk mempertahankan gelar All England yang diraihnya tahun lalu. Namun, semakin ketatnya peta persaingan membuat pertarungan merebut gelar bergengsi itu semakin sengit.
Termasuk di antaranya persaingan dengan pemegang tiga gelar juara All England yang merupakan senior Praveen/Debby di pelatnas, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Sekretaris Jendral (Sekjen) Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Ahmad Budiharto mengatakan, tidak hanya Praveen/Debby yang ditarget juara. Pemain lain baik itu dari sektor tunggal putra-putri, ganda putra-putri serta pasangan ganda campuran lainnya juga memiliki target masing-masing.
"Persaingan bakal ramai tahun ini. Owi/Butet kan juga masih ingin menang. Jadi siapa yang paling siap, mereka yang bisa dapat hasil bagus," kata Ahmad ketika ditemui CNNIndonesia di Pelatnas PBSI Cipayung, Kamis (2/3).
Tahun lalu, Praveen/Debby merebut gelar setelah menang dua gim langsung 21-12, 21-17 atas pasangan Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen. Saat itu Praveen/Debby menyelamatkan muka Indonesia dengan jadi satu-satunya wakil yang jadi juara.
Untuk memperbaiki torehan itu, persiapan PP PBSI menuju All England pun hampir rampung. Pemain dan ofisial akan bertolak menuju Inggris, Sabtu (4/2).
PBSI disebut Ahmad memang tak mau muluk-muluk dalam menetapkan target. Baginya, bisa meraih satu gelar sudah sangat bagus. Apalagi, kalau bisa lebih dari itu.
"Secara teknik semua pemain hampir sama. Begitu juga fisik. Sekarang siapa yang siap dan punya mental yang bagus di lapangan," sebutnya.
All England 2017 bakal dimulai 7-12 Maret mendatang di Barclaycard Arena, Birmingham. Turnamen level Superseries Premier ini memiliki total hadiah US$600 ribu atau setara dengan Rp7,8 miliar.
(vws)
Termasuk di antaranya persaingan dengan pemegang tiga gelar juara All England yang merupakan senior Praveen/Debby di pelatnas, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Sekretaris Jendral (Sekjen) Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Ahmad Budiharto mengatakan, tidak hanya Praveen/Debby yang ditarget juara. Pemain lain baik itu dari sektor tunggal putra-putri, ganda putra-putri serta pasangan ganda campuran lainnya juga memiliki target masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun lalu, Praveen/Debby merebut gelar setelah menang dua gim langsung 21-12, 21-17 atas pasangan Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen. Saat itu Praveen/Debby menyelamatkan muka Indonesia dengan jadi satu-satunya wakil yang jadi juara.
PBSI disebut Ahmad memang tak mau muluk-muluk dalam menetapkan target. Baginya, bisa meraih satu gelar sudah sangat bagus. Apalagi, kalau bisa lebih dari itu.
"Secara teknik semua pemain hampir sama. Begitu juga fisik. Sekarang siapa yang siap dan punya mental yang bagus di lapangan," sebutnya.
All England 2017 bakal dimulai 7-12 Maret mendatang di Barclaycard Arena, Birmingham. Turnamen level Superseries Premier ini memiliki total hadiah US$600 ribu atau setara dengan Rp7,8 miliar.
(vws)