Pebulutangkis Jadikan Superliga Ajang Pemanasan

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Rabu, 22/02/2017 00:03 WIB
Pebulutangkis Jadikan Superliga Ajang Pemanasan Marc Zwiebler menjadikan Djarum Superliga Badminton 2017 sebagai ajang pemanasan sebelum All England. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama)
Surabaya, CNN Indonesia -- Ajang Djarum Superliga Badminton 2017 membuat pebulutangkis tunggal putra asal Jerman, Marc Zwiebler, kurang istirahat. Namun, ia mengaku antusias karena menjadikan ajang ini sebagai pemanasan sebelum ke German Open dan All England.

Zwiebler bermain untuk tim Musica Champions dalam ajang edisi keenam tersebut. Setelah ajang itu selesai dilaksanakan, laki-laki berusia 32 tahun tersebut akan langsung balik ke negaranya untuk bersiap tampil di turnamen German Open dan All England.
"Setelah ini saya akan bersiap untuk German Open pekan depan. Kami akan pulang pada Minggu (26/2) malam, Senin sampai di Jerman, Selasa bertanding untuk German Open lalu setelahnya All England. Saya butuh liburan," kata Zwiebler dalam sebuah konferensi pers di DBL Arena Surabaya, Selasa (21/2) sore.

"Saya mesti menempuh perjalanan panjang memang dan cukup membuat saya kelelahan. Tapi saya jadikan turnamen ini (Superliga) menjadi sebuah latihan yang baik, jadi ini membantu saya untuk mempersiapkan diri menyambut German Open dan ALl England. Jadi semua yang saya jalani ini menyenangkan," katanya menambahkan.
Zwiebler tampil baik di pertandingan pertamanya dalam ajang tersebut. Pebulutangkis no.10 dunia tersebut menang atas pebulutangkis Indonesia dari tim Tjakrindo Masters, Chico Aura Dwi Wardoyo, dengan skor 20-22 21-16 21-12 setelah bermain selama 53 menit.

"Saya bermain dengan seorang pemain muda Indonesia, sebelumnya saya melihatnya bertanding di Kejuaran Dunia Junior. Jadi dia sangat bertalenta, saya sudah tahu itu sebelumnya. Tapi saya pikir hari ini saya lebih baik dan berpengalaman dari dia," ucap Zwiebler.

"Kekalahan pada set pertama sebetulnya tidak diperlukan, tapi saya bermain dengan sepenuh hati dan tenang hingga pada akhirnya bisa menang," ucapnya melanjutkan.
Lebih lanjut, Zwiebler juga mengaku senang bertanding di Indonesia khususnya Surabaya. Menurutnya, suasana bertanding di DBL Arena bagus dan menyenangkan.

"Saya selalu mendapat kenangan yang baik di Indonesia khususnya Surabaya. Saya bermain untuk Musica sejak tiga tahun lalu. Saya selalu senang tampil di Indonesia," ujar Zwiebler.

"Meskipun sebagian dari para penonton mendukung lawan saya karena dia berasal dari Indonesia, tapi banyak hal yang menyenangkan," ujarnya lagi.


(bac)