Cole sejatinya merupakan pemain jebolan Arsenal. Namanya melambung di Highbury (markas Arsenal kala itu) sejak usia muda dan sukses mempersembahkan dua gelar Liga Primer dan tiga Piala FA sebelum hijrah ke klub rival, Chelsea.
Kepindahan bek sayap Inggris itu sontak membuat fan Arsenal sakit hati. Cole dianggap pengkhianat lantaran pindah demi tawaran gaji yang lebih menggiurkan.
Keputusan Cole untuk pindah ke Chelsea ternyata membuat kariernya makin cemerlang. Ia sukses mencicipi delapan gelar bersama The Blues selama delapan musim termasuk satu trofi Liga Champions.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya memiliki momen indah di sana dan merindukan para pemain senior di sana. Tetapi saya pindah dan berhasil memenangkan gelar semampu saya. “Saya tidak akan melihat ke belakang dan berkata menyesal. Tidak,” ujar Cole kepada ITV.
Ketika ditanya apakah dirinya bahagia melihat Arsenal yang sulit berprestasi, Cole menjawab, “Jika boleh jujur, ya. Saya masih memikirkannya sampai hari ini dan saya tertawa pada diri sendiri.”
Lihat juga:Courtois: Conte Sangat Penting untuk Chelsea |
Cole mengakui kepindahannya ke Chelsea terbilang tidak elok. Namun, keputusan itu terpaksa diambil karenya kurangnya respek dari manajemen klub.
“Saya mungkin harus menyalahkan diri saya sendiri dan orang lain. Tetapi rasa bersalah itu sudah hilang sekarang apalagi peristiwa tersebut sudah terjadi lebih dari sepuluh tahun yang lalu,” ujarnya.