Tapi, bukan sekedar menang saja atas Denmark. Agar mendapatkan tiket aman ke perempat final, Indonesia harus menang sapu bersih 5-0 atas Denmark.
Namun jika hanya bisa memenangkan pertandingan dengan skor 4-1, akan membuat Indonesia harus beradu keunggulan jumlah total gim dan jika masih sama harus beradu poin keseluruhan.
Dari hitung-hitungan pertandingan, Indonesia harus menang di setiap pertandingannya dengan dua gim langsung jika hasilnya adalah kemenangan 4-1, pasalnya India menang empat pertandingan ketika melawan Indonesia dengan dua gim langsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, merujuk pada peta kekuatan antara Indonesia dan Denmark bisa dikatakan berimbang pula. Di ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo masih akan menjadi andalan Indonesia kala menghadapi wakil Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen atau Mads Pieler Kolding/Mads Conrad Petersen.
Lalu di ganda campuran, Indonesia mungkin menurunkan pemenang All England 2016, Praveen Jordan/Debby Susanto. Hal itu terjadi karena performa Tontowi Ahmad/Gloria Emanuelle Wijaya yang tampil di bawah rata-rata mereka saat melawan India.
Praveen Jordan/Debby Susanto. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf) |
Di atas kertas, pasangan tersebut akan kesulitan meladeni permainan ganda putri nomor dua dunia Kamilla Ryter Juhl/Christinna Pedersen yang memperkuat Denmark.
Demikian juga di tunggal putra, Indonesia yang memiliki pilihan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, di atas kertas akan kesulitan menghadapi pemain tunggal putra Denmark seperti Viktor Axelsen, Jan O jorgensen, Anders Antonsen dan Hans-Kristian Solberg Vittinghus.
Indonesia hanya memiliki kesempatan menang lebih besar pada nomor tunggal putri, di mana Fitriani yang berperingkat lebih baik dibandingkan andalan Denmark Line Kjaersfeldt.
Lihat juga:FOTO: Wajah Indonesia di Piala Sudirman 2017 |
Mengingat beban yang akan sangat berat diemban para pemain Indonesia, Herry menilai ketika main dalam kejuaraan beregu mental bisa mengalahkan teknik.
"Jadi ketika mental tidak kuat, teknik yang dimiliki bisa hilang. Jadi besok kita main lepas saja apapun hasilnya," ujar Herry.
Praveen Jordan/Debby Susanto. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)