Sang juara dalam gelaran grand prix tersebut, Andrea Dovizioso pun mengaku dirinya sempat khawatir akan kehabisan stamina saat balap berlangsung.
Hal itu diungkap Dovizioso karena semalam sebelum balap dirinya mengalami sakit akibat keracunan makanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Rossi Gagal Podium Akibat Nyeri Pascacedera |
"Saya tidak memiliki tenaga sebelum balap, saya sangat takut saat itu, saya takut kehilangan stamina saat balap. Namun, kenyataannya saya mampu melaju dengan cepat dan lembut. Itu karena saya memiliki perbedaan besar selama balap."
Dovi mengatakan, kala dia menyalip Vinales, diakuinya tak memiliki strategi apapun. Dia hanya berpikir untuk menyalip saat mendapatkan kesempatan di 10 putaran terakhir.
"Dan, setelah itu saya menilai tak ada pebalap lain yang memiliki margin untuk menjadi lebih cepat. Jadi saya hanya fokus pada irama pacuan saya saja," kata Dovi yang mengaku dirinya baru optimistis menang saat di putaran terakhir.
Apa yang dilakukan Dovi, berbeda dengan Rossi. Pebalap veteran Movistar Yamaha yang berhasil start di posisi kedua itu mengaku kehabisan stamina saat delapan putaran terakhir.
Pebalap berusia 38 itu gagal naik podium karena finis di posisi keempat setelah Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, dan Danilo Petrucci.
"Saya mencoba tidak menyerah di belakang Petrucci, tapi sayangnya saya tidak cukup kuat untuk menyerang," ujar Rossi.