Upaya Kemenpora Cegah Korupsi di Lembaga Keolahragaan
CNN Indonesia
Selasa, 27 Jun 2017 14:04 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Kemenpora terus melakukan upaya untuk mencegah terjadinya korupsi di lembaga keolahragaan nasional. Menpora Imam Nahrawi mengatakan pihaknya akan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan korupsi.
Sejumlah kasus korupsi terkait keolahragaan sudah terjadi di Indonesia. Bahkan untuk persiapan Asian Games 2018 sudah terjadi kasus korupsi dana sosialisasi.
Menpora mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan pengawasan yang ketat. Kemenpora, dikatakan Imam, juga terus melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengawasi tindakan korupsi.
“Kami tidak henti-hentinya bekerja sama dengan aparat hukum, dengan kejaksaan, KPK, dan kepolisian. Karena ini organ yang begitu besar, kita harus sadar kalau Kemenpora ingin memperbaiki kinerja keuangan, tolong dibantu dengan baik,” ujar Menpora.
“Jangan beri kesempatan kami untuk mem-blacklist karena ada soal-soal korupsi atau administrasi pertanggungjawaban yang lalai telah dilakukan,” sambungnya kepada CNNIndonesia.com.
Menpora mengakui pihaknya butuh bantuan untuk melakukan pengawasan. Menpora juga meminta pihak inspektorat terkait benar-benar tegas dan bertindak keras untuk mengantisipasi korupsi.
“Semua usaha sudah kami lakukan, tinggal nanti kadang ada sesuatu yang tidak bisa kami kontrol. Tangan kami untuk mengawasi terbatas, tapi kami akan perbaiki itu semua lewat MoU dan SOP yang ketat,” ucap Menpora.
“Yang penting kami akan verifikasi pihak mana yang selama ini sengaja menyelewengkan uang negara, uang keolahragaan. Kalau itu terlihat, maka akan kami blacklist, tidak akan kami beri bantuan lagi,” ujarnya.
Sejumlah kasus korupsi terkait keolahragaan sudah terjadi di Indonesia. Bahkan untuk persiapan Asian Games 2018 sudah terjadi kasus korupsi dana sosialisasi.
Lihat juga:Valentino Rossi Minta Maaf Overlap Lorenzo |
Menpora mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan pengawasan yang ketat. Kemenpora, dikatakan Imam, juga terus melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengawasi tindakan korupsi.
“Kami tidak henti-hentinya bekerja sama dengan aparat hukum, dengan kejaksaan, KPK, dan kepolisian. Karena ini organ yang begitu besar, kita harus sadar kalau Kemenpora ingin memperbaiki kinerja keuangan, tolong dibantu dengan baik,” ujar Menpora.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menpora mengakui pihaknya butuh bantuan untuk melakukan pengawasan. Menpora juga meminta pihak inspektorat terkait benar-benar tegas dan bertindak keras untuk mengantisipasi korupsi.
Lihat juga:Valentino Rossi Akan Kirim Tagihan ke Zarco |
“Semua usaha sudah kami lakukan, tinggal nanti kadang ada sesuatu yang tidak bisa kami kontrol. Tangan kami untuk mengawasi terbatas, tapi kami akan perbaiki itu semua lewat MoU dan SOP yang ketat,” ucap Menpora.
“Yang penting kami akan verifikasi pihak mana yang selama ini sengaja menyelewengkan uang negara, uang keolahragaan. Kalau itu terlihat, maka akan kami blacklist, tidak akan kami beri bantuan lagi,” ujarnya.