Kronologi Aji Saka Terbentur Tiang Hingga Kejang-kejang

CNN Indonesia
Kamis, 13 Jul 2017 12:39 WIB
Anggota tim medis Persegres Gresik United, Supriyanto, menjelaskan kronologi penjaga gawang Aji Saka yang mengalami kejang-kejang usai terbentur tiang gawang.
Kiper Persegres, Aji Saka, sempat kejang-kejang karena terbentur tiang gawang saat menghadapi Arema FC, Rabu (12/7). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota tim medis Persegres Gresik United, Supriyanto, mengungkapkan kronologi kejadian yang menimpa kiper Aji Saka pada saat laga melawan Arema FC di Stadion Tridarma Petrokimia, Gresik, Rabu (12/7).

Kepada CNNIndonesia.com, Yanto, sapaan akrab Supriyanto itu mengatakan kemungkinan besar kiper 26 tahun itu mengalami benturan keras yang mengenai saraf di bagian kepalanya. Hal itu dianggap menjadi penyebab Aji Saka sempat mengalami kejang-kejang.

Bagian belakang kepala Aji Saka terbentur tiang gawang setelah bertabrakan dengan salah satu pemain Arema FC.

Setelah salah satu pemain belakang Persegres mengetahui kondisi Aji Saka, ia langsung berteriak dan meminta bantuan kepada tim medis dan pemain lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aji dibopong menuju ambulans oleh tim medis untuk diberikan pertolongan pertama.
Kiper Persegres, Aji Saka, sempat dibawa ke Rumah Sakit Petrokimia setelah kejang-kejang membentur tiang gawang. Kiper Persegres, Aji Saka, sempat dibawa ke Rumah Sakit Petrokimia setelah kejang-kejang membentur tiang gawang. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
"Sempat kejang-kejang mungkin karena saking kerasnya benturan. Mungkin juga kena saraf saat kebentur tiang, jadinya seperti itu," ungkap Yanto.

"Tapi setelah itu langsung dirujuk ke rumah sakit. Kabarnya sekarang sudah sadar dan masih berada di rumah sakit," imbuhnya.

Yanto memprediksi, kiper asal Malang itu akan absen berlatih bersama tim dua sampai tiga hari ke depan. Aji harus menjalani pemulihan sebelum bisa kembali tampil menjaga gawang Persegres.

Sementara itu, tumbangnya Aji Saka juga menjadi salah satu penyebab kekalahan Persegres 2-3 dari Arema. Saat insiden Aji yang terjadi di menit 71 itu, Persegres dalam kondisi unggul 2-1.

Posisi kiper digantikan pemain cadangan Fitrul Dwi Rustapa. Setelah itu Arema mampu bangkit dan langsung mencetak dua gol tambahan meraih kemenangan 3-2.

Melihat kondisi tersebut, pelatih Persegres Hanafi mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Saat ini, Persegres hanya menyisakan Fitrul sebagai kiper tim.

"Kiper kami tinggal satu. Kalau cari lagi tidak mungkin. Kalau misalnya boleh pakai yang di tim U-19, kami akan pakai," ucap Hanafi. Add as a preferred
source on Google