Sejumlah pemain Timnas U-16 asuhan Fakhri, seperti Rendy Juliansyah dan Sutan Zico, dikabarkan sudah mendapat tawaran menjalani tes bersama klub asing.
Rendy akan jalani tes bersama klub asal Belanda, Almere City, pada Januari 2018. Sedangkan Sutan Zico dikabarkan akan mengikuti tes bersama klub di Eropa dan Brasil melalui Akademi Chelsea Singapura. Sutan bergabung bersama Amirudin Bagus Kaffi, Amirudin Bagas Kahfi Arrizqi dan Brylian Negiethta Aldama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para Timnas Indonesia U-16 ditakutkan Fakhri Husaini tidak punya wadah kompetisi yang tepat. (Dok.PSSI) |
Belum sampai usia profesional lutut dan engkel mereka bisa rusak karena lapangan yang tidak layak.Fakhri Husaini |
“Kita harus memikirkan masa depan anak-anak. Kalau bicara nasionalisme, mereka pasti maunya main di dalam negeri, tapi kita tidak punya perangkat menampungnya. Belum lagi infrastruktur dan fasilitas pendukung. Belum sampai usia profesional lutut dan engkel mereka rusak karena lapangan yang tidak layak,” sambungnya.
Selama ini, Fakhri mengakui Indonesia memiliki banyak bakat pesepakbola terbaik di usia muda. Hanya saja dalam perjalanannya, bakat-bakat itu hilang, bahkan tidak lagi terlihat menanjak ke level profesional.
Fakhri Husaini senang banyak pemainnya yang mendapat kesempatan trial di klub luar negeri. (Dok.PSSI) |
Dengan adanya wadah kompetisi yang tepat, Fakhri pun tidak khawatir membiarkan para pemainnya untuk bermain di dalam negeri. Pelatih 52 tahun itu kemudian memberikan sarannya untuk PSSI.
“Saya berharap ke depan, PSSI bisa membuat sistem pengelolaan usia muda lebih tertata. Akan lebih baik jika bermitra dengan pemerintah dan juga melibatkan swasta, karena ini bukan perkara mudah. Indonesia terlalu besar dan di tiap daerah pasti banyak potensi pemain yang tidak terpantau,” ujar Fakhri.
Para Timnas Indonesia U-16 ditakutkan Fakhri Husaini tidak punya wadah kompetisi yang tepat. (Dok.PSSI)
Fakhri Husaini senang banyak pemainnya yang mendapat kesempatan trial di klub luar negeri. (Dok.PSSI)