Lilipaly: Adu Jotos dengan Comvalius demi Sejarah Bali United

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Selasa, 07/11/2017 18:56 WIB
Lilipaly: Adu Jotos dengan Comvalius demi Sejarah Bali United Stefano Lilipaly menganggap adu jotos dengan Sylvano Comvalius hanya untuk memberi Bali United kemenangan. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gelandang serang Bali United, Stefano Lilipaly, mengomentari insiden adu jotos dengan rekan setimnya, Sylvano Comvalius saat mengalahkan PSM Makassar 1-0 di Stadion Andi Mattalatta, Senin (6/11).

Lilipaly terlibat cekcok dan adu jotos dengan Comvalius saat pertandingan Bali United melawan PSM memasuki menit ke-41. Keputusan Lilipaly yang tidak memberi Comvalius umpan membuat penyerang asal Belanda itu berang.

Melalui akun Instagram, Lilipaly berusaha menjelaskan penyebab adu jotos dengan Comvalius. Gelandang naturalisasi Timnas Indonesia itu mengatakan adu jotos bisa terjadi karena ingin memberi kemenangan untuk Bali United.
Sylvano Comvalius dan Stefano Lilipaly akhirnya justru memberi Bali United kemenangan.Sylvano Comvalius dan Stefano Lilipaly akhirnya justru memberi Bali United kemenangan. (ANTARA FOTO/Wira Suryantala)
“Saya kemarin sangat bahagia dan bangga terhadap semua perjuangan kita semua sebagai tim. Apa yang terjadi semua di lapangan murni karena keinginan kami mewujudkan suatu sejarah untuk Bali United,” ucap Lilipaly.


“Kita mampu tunjukkan bahwa keutuhan tim di atas segalanya untuk mencapai hal positif. Terima kasih untuk para suporter Bali United, dukungan kalian luar biasa!” sambung mantan pemain Almere City tersebut.
Stefano Lilipaly mencetak gol kemenangan Bali United saat lawan PSM.Stefano Lilipaly mencetak gol kemenangan Bali United saat lawan PSM. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Ketegangan antara Lilipaly dengan Comvalius sudah tidak terlihat di babak kedua. Bahkan Lilipaly berhasil mencetak gol kemenangan Bali United pada injury time babak kedua memanfaatkan assist Comvalius.

[Gambas:Instagram]

Usai pertandingan di Stadion Andi Mattalatta, para pemain dan ofisial Bali United sempat tertahan di dalam lapangan karena menjadi sasaran lemparan suporter PSM. Skuat Bali United juga sempat tertahan di ruang ganti tim.

Lilipaly tetap memberi rasa hormat kepada suporter PSM. Gelandang 27 tahun itu mengatakan suporter PSM seharusnya bangga dengan perjuangan Hamka Hamzah dan kawan-kawan.

“Saya juga ingin memberikan respek kepada tim dan suporter PSM, kalian harus bangga karena menjalani musim yang hebat,” ucap Lilipaly. (har/bac)