Kemenpora Terkendala Memaksimalkan Anggaran Asian Games

Ahmad Bachrain, CNN Indonesia | Rabu, 08/11/2017 19:29 WIB
Kemenpora Terkendala Memaksimalkan Anggaran Asian Games Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto mengatakan Kemenpora RI masih terkendala memaksimalkan pemanfaatan anggaran Asian Games 2018. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Menpora RI, Gatot S. Dewa Broto, mengungkapkan Kemenpora masih terkendala dalam memaksimalkan pemanfaatan anggaran pelaksanaan Asian Games 2018.

Dilansir dari Antara, Gatot bahkan membenarkan bahwa daya serap anggaran Kemenpora secara keseluruhan baru mencapai 29 persen.

"Kalau penyerapan anggaran Kemenpora dan INASGOC digabung memang baru segitu [29 persen]. Tapi, kalau dipisah, penyerapan anggaran Kemenpora sudah 44 persen," kata Gatot dikutip dari Antara.


Jika DPR RI mempertanyakan penyerapan anggaran tahun ini, lanjut Gatot, pihaknya akan membuat dua laporan yang berbeda. Laporan pertama adalah serapan anggaran Kemenpora digabung dengan INASGOC dan yang kedua khusus untuk serapan Kemenpora.
Kemenpora RI mengakui masih kesulitan dalam memanfaatkan anggaran Asian Games 2018. (Kemenpora RI mengakui masih kesulitan dalam memanfaatkan anggaran Asian Games 2018. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Apabila menengok serapan khusus Kemenpora, Gatot menilai cukup bagus atau tidak tertinggal jauh dengan kementerian yang lain. Namun, pihaknya akan terus berusaha memaksimalkan anggaran mengingat masih ada waktu dua bulan.

"Khusus untuk INASGOC, serapan anggaran per 3 November baru 11 persen. Itu laporan yang sudah kami terima," kata mantan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora itu.

Untuk persiapan pelaksanaan Asian Games 2018, INASGOC mendapatkan kucuran Rp2 triliun. Hanya saja, turunnya anggaran tersebut agak terlambat. Kondisi ini berpengaruh terhadap persiapan termasuk pengadaan barang dan jasa untuk kejuaraan empat tahunan ini.

"Contohnya menyewa JCC. Dana untuk pembayaran uang muka sudah ada, tapi kenyataan di lapangan berbeda. Pembayaran ternyata harus dilakukan secara penuh pada tahun pelaksanaan Asian Games. Jadi harus tahun depan," kata pria asal Yogjakarta itu.

Tidak hanya INASGOC yang menjadi sorotan Kemenpora. Panitia penyelenggara Asian Paragames 2018 atau INAPGOC juga diimbau memaksimalkan anggaran yang sebentar lagi akan turun yang besarnya mencapai Rp86 miliar. Hanya ada waktu dua bulan untuk memaksimalkannya.

"INAPGOC mengaku siap memaksimalkan jika anggaran sudah turun," kata Gatot.

Sebelumnya Koordinator Pengadaan INASGOC, Listyanto mengakui jika serapan anggaran memang belum maksimal. Bahkan, dalam penjelasannya serapan dana baru sekitar 14 persen dari total Rp2 triliun. Hal tersebut terjadi karena banyak hal termasuk terlambatnya pencairan dana. (antara/bac)