Liliyana Natsir Akui Regulasi Baru BWF Memberatkan

Nova Arifianto, CNN Indonesia | Selasa, 09/01/2018 18:00 WIB
Liliyana Natsir Akui Regulasi Baru BWF Memberatkan Liliyana Natsir mengaku terkendala jadwal padat di tahun 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) mengeluarkan regulasi baru pada 2018. Selain mengubah susunan struktur turnamen internasional, ada pula perubahan yang menyangkut tata pertandingan.

BWF mengumumkan aturan baru yang mewajibkan pemain melakukan pukulan servis dengan ketinggian maksimal 1,15 meter dari permukaan lapangan.

Regulasi baru yang memiliki pengaruh pada pemain adalah kewajiban menjalani minimal 12 turnamen dalam satu tahun. Aturan tersebut wajib diikuti pemain tunggal yang berada di jajaran peringkat 15 besar dunia, dan 10 pasangan ganda teratas.


Pada tahun 2018, selain mengikuti 12 turnamen wajib, pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir juga kemungkinan besar akan tampil di ajang Kejuaraan Dunia dan Asian Games. Konsistensi pasangan peringkat tiga dunia di sektor ganda campuran membuat keduanya masih menjadi tulang punggung bagi prestasi bulu tangkis Indonesia
Liliyana Natsir masih menjadi tumpuan prestasi bulu tangkis Indonesia.Liliyana Natsir masih menjadi tumpuan prestasi bulu tangkis Indonesia. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Liliyana mengakui jadwal padat menjadi kendala untuk meraih hasil terbaik bersama Tontowi.

"Lawannya itu-itu saja, paling beda partner. Kami mesti lebih siap lagi, pemain selevel kami harus lebih selektif dalam memilih turnamen," ujar Liliyana dalam situs resmi PBSI.

"Agak mikir juga tahun depan ada 12 turnamen yang wajib diikuti, cukup berat buat kami. Kalau ikut saja sih bisa, tetapi bisa enggak hasilnya maksimal?" sambung pemain yang masuk dalam salah satu pemain tersukses di era Super Series itu.

Setelah meraih gelar-gelar bergengsi seperti All England, Kejuaraan Dunia, dan Olimpiade, Liliyana yang sudah berusia 32 tahun berpeluang pensiun setelah 2018. (bac)


BACA JUGA