'Kita Tidak Bisa Mengandalkan Tontowi/Liliyana Terus'

Nova Arifianto, CNN Indonesia | Kamis, 21/12/2017 04:34 WIB
'Kita Tidak Bisa Mengandalkan Tontowi/Liliyana Terus' Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tidak diproyeksikan dalam rencana jangka panjang PBSI. (Dok. Humas PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Catatan positif prestasi bulu tangkis Indonesia selama 2017 yang dilihat dari keberhasilan memenangi 12 gelar dari kejuaraan level super series / premier tidak bisa terlepas dari penampilan gemilang pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Di saat Kevin/Marcus meraih tujuh gelar, pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir masih bisa unjuk kemampuan dengan menyumbang dua gelar.

Sejak dipasangkan di pelatnas PBSI pada 2011, Tontowi/Liliyana konsisten menyumbang gelar dari kejuaraan bulu tangkis level teratas. Hanya pada 2015, pasangan pemilik dua gelar juara dunia itu gagal menempati podium tertinggi.


Memasuki akhir tahun 2017, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI, Susy Susanti menegaskan pasangan senior di pelatnas Cipayung itu sudah akan memasuki fase akhir.
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir hampir selalu menyumbang gelar sejak dipasangkan tahun 2011.Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir hampir selalu menyumbang gelar sejak dipasangkan tahun 2011. (Dok. Humas PBSI)
"Hasil di Dubai itu mungkin memang hasil maksimal buat Tontowi/Liliyana, mengingat dari usia Tontowi/Liliyana," ujar Susy mengomentari hasil pasangan emas Olimpiade 2016 yang hanya mencapai babak semifinal pada Super Series Finals yang berlangsung pekan lalu.

"Tahun depan mereka mungkin masih bisa main untuk jangka pendek, karena sifat profesionalisme mereka yang sangat baik," sambung mantan andalan tunggal putri Indonesia itu dilansir dari rilis resmi PBSI.

Untuk menjaga tradisi gelar dari sektor ganda campuran, PBSI melakukan perombakan pasangan. Praveen Jordan akan berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti, sementara Debby Susanto bertandem dengan Ricky Karanda Suwardi. Pemain lain yang mendapat pasangan baru adalah Gloria Emanuelle Widjaja yang berduet dengan Hafiz Faizal.

“Saat ini kami mencari komposisi pasangan ganda campuran yang terbaik, yang diharapkan bisa segera ke atas, karena sudah tidak bisa menunggu lagi. Kita tidak bisa mengandalkan Tontowi/Liliyana terus,” tukas Susy. (jun)