Valentino Rossi Masih Latihan 10 Jam per Hari

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Sabtu, 20/01/2018 12:32 WIB
Valentino Rossi Masih Latihan 10 Jam per Hari Valentino Rossi masih terobsesi dengan gelar juara dunia kesepuluh. (AFP PHOTO / JAVIER SORIANO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap veteran MotoGP, Valentino Rossi, menyambut musim 2018 dengan penuh semangat. 'The Doctor' masih terobsesi merebut gelar juara dunia Grand Prix kesepuluhnya.

Musim 2018 mungkin menjadi peluang terakhir Rossi merebut gelar juara dunia kesepuluhnya. Pasalnya, kontrak Rossi bersama Yamaha berakhir musim ini dan kemungkinan besar pebalap asal Italia itu akan pensiun.

Asisten Rossi di MotoGP, Alessio ‘Uccio’ Salucci, mengatakan gelar dunia kesepuluh masih menjadi obsesi mantan pebalap Repsol Honda dan Ducati itu. Bahkan Rossi masih bekerja keras untuk bisa mewujudkan impiannya.


“Rossi tidak memikirkan hal lain selain gelar juara dunia kesepuluh. Antara satu seri balapan ke balapan lainnya, dia berlatih 10 jam per hari,” ujar Uccio dikutip dari Sport Rider.
Valentino Rossi diharapkan Uccio perpanjang kontrak usai musim 2018.Valentino Rossi diharapkan Uccio perpanjang kontrak usai musim 2018. (AFP PHOTO / JAVIER SORIANO)
“Dia selalu melihat apa yang pebalap lain lakukan, berpikir tentang hal yang bisa dia pelajari untuk meningkatkan performa. Dari hal kecil hingga yang besar, dia mengamati semuanya,” sambung sahabat Rossi tersebut.

Uccio pun masih menyakini Rossi tidak akan pensiun setelah musim 2018. Bahkan, Uccio yakin Rossi tidak hanya akan memperpanjang kontrak satu tahun bersama Yamaha.
Valentino Rossi masih berlatih keras di setiap seri balapan MotoGP.Valentino Rossi masih berlatih keras di setiap seri balapan MotoGP. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar Idaman)
“Saya berharap di akhir musim 2018 kami akan memperpanjang kontrak, mungkin satu tahun. Tapi, saya bertaruh Rossi akan perpanjang kontrak dua tahun,” ucap Uccio.

Rossi mengakhiri musim 2017 berada di posisi lima dengan 208 poin. Sepanjang kariernya di kelas primer Grand Prix (500cc/MotoGP), Rossi sebelumnya tidak pernah finis lebih buruk dari posisi empat ketika memperkuat Yamaha dan Honda. (ptr)


BACA JUGA