Kiper Bhayangkara FC Awan Setho Sudah Lewati Masa Kritis
Jun Mahares | CNN Indonesia
Minggu, 28 Jan 2018 00:47 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Penjaga gawang Bhayangkara FC Awan Setho Raharjo telah melewati masa kritis usai mengalami cedera rahang saat Bhayangkara FC melawan FC Tokyo di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (27/1).
PSSI melalui akun Instagram resminya mengonfirmasi Awan Setho telah melewati masa kritis dan tengah menjalani proses pemulihan.
“Penjaga gawang Tim Nasional U-23, Awan Setho Raharjo, telah melewati masa kritis. Awan mengalami benturan keras saat berusaha mengamankan bola pada laga Bhayangkara FC kontra FC Tokyo di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (27/1),” demikian pernyataan resmi PSSI.
“Kini, pemain asal Semarang ini dirawat di RS Mintoharjo untuk menjalani proses pemulihan.”
“Mari kita semua berdoa agar Awan diberi kekuatan dan kesembuhan. Kamu kuat, Awan! Kami tunggu aksimu lagi di bawah mistar gawang,” tulis PSSI.
Tim dokter sudah melakukan pemeriksaan menyeluruh kepada Awan Setho mulai rontgen leher, kepala, CT scan kepala, hingga MRI.
Dokter tim Bhayangkara FC, Alfan, pihaknya masih berkonsultasi dengan dokter bedah saraf mengenai hasil pemeriksaan berapa lama waktu pemulihan yang dibutuhkan.
Awan Setho sempat terkapar usai mengalami benturan dengan striker FC Tokyo, Diego Oliveira di menit ke-58. Tim medis kemudian membawa kiper Timnas Indonesia U-23 ke Rumah Sakit Mintoharjo.
Sementara itu, hasil pertandingan persahabatan kedua tim berakhir dengan kemenangan FC Tokyo. Bhayangkara sebenarnya sempat unggul 2-1 di babak pertama namun harus mengakui keunggulan tim lawan dan menyerah 2-4 dari FC Tokyo. (jun)
PSSI melalui akun Instagram resminya mengonfirmasi Awan Setho telah melewati masa kritis dan tengah menjalani proses pemulihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Mari kita semua berdoa agar Awan diberi kekuatan dan kesembuhan. Kamu kuat, Awan! Kami tunggu aksimu lagi di bawah mistar gawang,” tulis PSSI.
Awan Setho sempat terkapar di lapangan usai berbenturan dengan pemain FC Tokyo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Dokter tim Bhayangkara FC, Alfan, pihaknya masih berkonsultasi dengan dokter bedah saraf mengenai hasil pemeriksaan berapa lama waktu pemulihan yang dibutuhkan.
Sementara itu, hasil pertandingan persahabatan kedua tim berakhir dengan kemenangan FC Tokyo. Bhayangkara sebenarnya sempat unggul 2-1 di babak pertama namun harus mengakui keunggulan tim lawan dan menyerah 2-4 dari FC Tokyo. (jun)
Awan Setho sempat terkapar di lapangan usai berbenturan dengan pemain FC Tokyo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)