Sempat Unggul 2-1, Bhayangkara Dikalahkan FC Tokyo 4-2

Ahmad Bachrain, CNN Indonesia | Sabtu, 27/01/2018 18:10 WIB
Sempat Unggul 2-1, Bhayangkara Dikalahkan FC Tokyo 4-2 Ilustrasi laga Bhayangkara FC di Liga 1 2017. Bhayangkara FC kalah 2-4 dari FC Tokyo pada laga persahabatan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Laga persahabatan antara Bhayangkara FC melawan FC Tokyo dimenangkan tim tamu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (27/1) sore waktu setempat.

The Guardian padahal sempat membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada babak pertama berkat gol David Da Silva dan Marinus Wanewar. Namun, FC Tokyo berhasil memenangkan pertandingan menjadi 4-2 melalui gol Takefuso Kubo (dua gol) dan Ryoichi Maeda.

Pada babak pertama, FC Tokyo sempat unggul 1-0 berkat satu-satunya gol Masaro Morishige, tepatnya di menit keempat.


Memasuki babak kedua, Bhayangkara mampu membuat FC Tokyo keteteran dengan serangan agresif di awal-awal babak.

Permainan menekan tersebut pun membuahkan hasil positif. The Guardian kali ini mendapatkan tendangan penalti setelah bek FC Tokyo melakukan hand ball di dalam kotak penalti menahan tendangan David Da Silva pada menit ke-53.
Bhayangkara FC sebagai juara Liga 1 2017 mendapat kehormatan menghadapi FC Tokyo. (Bhayangkara FC sebagai juara Liga 1 2017 mendapat kehormatan menghadapi FC Tokyo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Pemain asal Brasil itu pun sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-54. Tendangan mendatarnya menghujam gawang FC Tokyo di sebelah kanan. Skor 1-1 untuk kedua tim.

Bhayangkara FC mendapat kerugian pada menit ke-56 akibat permainan kasar FC Tokyo. Kiper andalan tim asuhan Simon McMenemy mengalami cedera.

Kepalanya membentur lutut kanan Diego Oliviera, penyerang FC Tokyo, hingga mengalami cedera serios. Mantan kiper Timnas Indonesia U-19 itu pun terpaksa ditandu ke luar lapangan dan digantikan Fauzal Mubaraq pada menit ke-63.

Luka yang dialami di bagian kepala Awan Setho tampaknya parah. Ia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan diangkut menggunakan ambulans.

Bhayangkara FC membalikkan skor menjadi 2-1 untuk keunggulan mereka pada menit ke-70 berkat gol Marinus Wanewar yang memanfaatkan kemelut di pertahanan FC Tokyo.

Gol Wanewar juga berawal dari aksi pergerakan ciamik David Da Silva yang mampu mengobrak-abrik pertahanan FC Tokyo.

Tendangan Silva ditepis bek FC Tokyo dan memantul ke arah Wanewar. Pemain asal Papua itu pun tak menyia-nyiakan kesempatan melepas tembakan keras dan bersarang ke gawang tim lawan di sisi kanan atas.

Pertandingan menjadi semakin seru, terutama setelah penyerang FC Tokyo, Takefuso Kubo mencetak gol pada menit ke-74. Kubo menyerobot bola umpan tandukan dari rekannya dan tak bisa dibendung Mubaraq, skor sama kuat 2-2.

Memasuki menit ke-85, FC Tokyo membungkam perlawanan sengit Bhayangkara. Ryoichi Maeda sukses menyarangkan bola ke gawang Mubaraq dengan kaki kanan melalui umpan tandukan rekaknnya di depan kotak penalti.

Skor berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan FC Tokyo. Sejak saat itu, tim tamu lebih banyak mendominasi permainan dengan serangan-serangan kombinasi yang apik.

Kubo pun menutup laga tersebut dengan keunggulan 4-2 untuk FC Tokyo melalui gol di pengujung babak kedua. Skor berakhir 4-2 untuk kemenangan tim tamu.

[Gambas:Video CNN] (bac)


BACA JUGA