Raih Emas, Idan Masih Butuh Jam Terbang

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Rabu, 14/02/2018 05:30 WIB
Raih Emas, Idan Masih Butuh Jam Terbang Idan Fauzan Richsan (kanan) meraih medali emas pada test event Asian Games 2018 di cabang olahraga atletik nomor lompat galah. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Atlet lompat galah nasional Idan Fauzan Richsan berhasil meraih medali emas di test event Asian Games 2018. Kendati demikian, atlet berusia 18 tahun itu kecewa karena hanya mampu mencatatkan lompatan setinggi 4,9 meter.

Tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (13/2), Idan mengalahkan kompatriotnya, Teuku Tegar Abadi yang mencapai lompatan 4,7 meter dan Dedi Irawan dengan catatan lompatan setinggi 4,5 meter.

Idan hanya mampu membuat loncatan setinggi 4,9 meter, atau 0,3 meter lebih rendah dari catatan terbaiknya yang dibukukan pada kejuaraan atletik di Stadion Atletik Rawamangun, Desember lalu.


Pelatih loncat galah nasional Saini H menjelaskan, ancang-ancang sebelum melakukan lompatan yang dilakukan Idan masih kurang maksimal.

"Semua sudah bagus, cuma awalan masih belum panjang. Kita pakai 14 langkah, itu sangat ngepres. Tapi kalau pakai awalan 20 atau 22, itu (arena pertandingannya) kurang luas," kata Saini usai lomba.

Saini menjelaskan belum dapat memastikan apakah Idan akan menjadi andalan pada Asian Games 2018 karena saat ini disiapkan untuk mengikuti kejuaraan dunia atletik junior.

Untuk Asian Games mendatang, Saini berharap Idan bisa mencapai lompatan setingi 5,4 - 5,5 meter. Menurut sang pelatih, atletnya belum bisa berbicara banyak di ajang olahraga multicabang terbesar di Asia tersebut.

"Usia dia (Idan) baru 18 tahun, dua tahun lagi dia bisa melakukan lompat 5,5 - 5,6 meter. Senior kita punya 5,13 meter," ungkapnya. (nva/sry)