Analisis

Chelsea Kalah dari MU, Conte Mulai Linglung

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Senin, 26/02/2018 19:56 WIB
Chelsea Kalah dari MU, Conte Mulai Linglung Antonio Conte melakukan sejumlah keputusan yang salah saat Chelsea dikalahkan Manchester United. (REUTERS/Andrew Yates)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kekalahan Chelsea dari Manchester United 1-2 di Stadion Old Trafford pada lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (25/2). Kekalahan yang menunjukkan Antonio Conte linglung dalam menentukan strategi permainan Chelsea.

Sempat unggul lebih dulu melalui Willian, gawang Chelsea kemudian dua kali dibobol Manchester United melalui Romelu Lukaku dan Jesse Lingard. The Red Devils pun meraih kemenangan tipis 2-1 atas Chelsea.

Chelsea sebenarnya tampil cukup impresif, terutama di babak pertama. Sejumlah peluang didapat The Blues selain gol Willian. Salah satunya tendangan Alvaro Morata yang mengenai mistar gawang di awal babak pertama.


Hingga sebelum Lingard mencetak gol kemenangan Manchester United pada menit ke-75, Chelsea sebenarnya terlihat memiliki peluang untuk meraih kemenangan. Tapi, sebuah pergantian pemain yang dilakukan Conte dua menit sebelum gol Lingard merupakan awal mula kesalahan pelatih asal Italia itu.
Eden Hazard terlihat kesal ketika diganti Antonio Conte saat Chelsea dikalahkan Manchester United.Eden Hazard terlihat kesal ketika diganti Antonio Conte saat Chelsea dikalahkan Manchester United. (Reuters/Jason Cairnduff)
Conte menarik keluar Eden Hazard dan memasukkan Pedro Rodriguez. Sebuah keputusan yang cukup mengejutkan, mengingat bukan Hazard yang tidak mampu nge-klik di lini depan Chelsea, melainkan Morata.

Morata terlihat gagal mengimbangi permainan Hazard dan Willian di babak kedua. Hazard pun terlihat sedikit kesal ketika meninggalkan lapangan. Pemain asal Belgia itu tidak menatap wajah Conte ketika menepuk tangannya.

Usai pertandingan Conte mengklaim Hazard sudah kehabisan tenaga ketika digantikan Pedro. Padahal, justru Hazard dan Willian yang justru mampu membuat Chelsea memiliki serangan berbahaya dan membuka ruang bagi rekan setimnya.
Alvaro Morata gagal membayar kepercayaan yang diberikan Antonio Conte saat melawan Manchester United.Alvaro Morata gagal membayar kepercayaan yang diberikan Antonio Conte saat melawan Manchester United. (REUTERS/Andrew Yates)
Conte semula diprediksi akan mengganti Morata dengan Pedro. Pasalnya trio Hazard, Willian, dan Pedro tampil luar biasa saat ditahan imbang Barcelona di Liga Champions. Kecepatan ketiga pemain itu mampu merepotkan lini pertahanan Barcelona.

Conte sepertinya benar-benar sangat mempercayai Morata. Sayang, penyerang asal Spanyol itu gagal memberikan jawaban yang setimpal. Kejutan kembali dilakukan Conte pada menit ke-78 setelah menarik keluar Victor Moses dan memasukkan Olivier Giroud. Permainan Chelsea pun semakin terlihat tidak jelas dengan menaruh dua penyerang tengah di depan.

Chelsea tidak pantas mengalami kekalahan dari Manchester United. Setidaknya dari sisi statistik, The Blues lebih unggul daripada The Red Devils dan pantas setidaknya meraih hasil imbang.

Statistik Sky Sports mencatat Chelsea unggul atas Manchester United dari segi tembakan, shot on goal, penguasaan bola, hingga umpan yang terselesaikan. (nva)