Persija Berharap Liga 1 Tidak Bentrok dengan Piala AFC

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Jumat, 02/03/2018 22:32 WIB
Persija Berharap Liga 1 Tidak Bentrok dengan Piala AFC Persija berharap tidak ada bentrok jadwal Liga 1 dengan Piala AFC di musim 2018. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jadwal kompetisi Liga 1 2018 yang belum jelas membuat kesebelasan peserta waswas, terlebih bagi klub yang akan menjalani kompetisi luar negeri.

Direktur Utama Persija Jakarta Gede Widiade mengatakan ketidakpastian jadwal merugikan klubnya yang menjadi wakil Indonesia di Piala AFC 2018. Sampai saat ini, Gede mengaku masih menunggu kabar resmi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi terkait permulaan kompetisi sepak bola di Indonesia.

"Kalau buat klub pasti [perubahan jadwal Liga 1] merugikan, karena sudah lama pemain jenuh. Waktu juga bakal jadi sempit dan mepet. Pemain jadi kelelahan, kemungkinan cedera besar. Kalau sudah cedera, mutu pertandingan jadi tidak bagus. Kalau tidak bagus, sponsor tidak datang, kan gitu," ujar Gede ketika dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Jumat (2/3).


Menurut Gede, sebaiknya operator liga berkoordinasi terlebih dahulu dengan klub-klub peserta untuk menentukan jadwal pertandingan.
Persija menjalani dua kompetisi pada tahun 2018, Liga 1 dan Piala AFC.Persija menjalani dua kompetisi pada tahun 2018, Liga 1 dan Piala AFC. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
"Semoga LIB atau operator siapapun yang menjalankan kompetisi ini nantinya memperhatikan jadwal Persija dan Bali United di Piala AFC," ungkap Gede.

"Jangan sampai jadwalnya malah jadi kontradiktif, jadi acak-acakan dan berbenturan dengan Piala AFC. Ini mohon diperhatikan," tegasnya.

Tim Macan Kemayoran sudah menjalani dua laga pada fase grup Piala AFC. Pada laga pertama menghadapi Johor Darul Ta'zim, Persija harus membagi kekuatan karena jadwal yang berdekatan dengan Piala Presiden.

Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai kick-off Liga 1 2018. PT LIB sempat menjadwalkan sepak mula Liga 1 pada 24 Februari. Namun kemudian mundur menjadi 10 Maret. Pada awal Maret ini terbersit kabar awal mula kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia akan dimulai pada 18 atau 25 Maret. (nva/har)