Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Bob Hasan langsung datang memantau proses latihan di Stadion Madya.
Lihat juga:Prediksi Manchester United vs Sevilla |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan di sini terus karena di tempat lain lapangannya rusak. Rawamangun rusak, untuk lompat tidak bisa. Di Cibinong (Stadion Pakansari) dicampur sepak bola, kadang-kadang kami diusir," ungkapnya.
Cabang olahraga atletik kembali berlatih di Stadion Madya setelah terusir dua tahun. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Padahal, atletik diharapkan bisa menyumbangkan medali emas buat kontingen Merah Putih di Asian Games. Bertempat di Jakarta, atletik bakal memperebutkan 48 medali emas pada Asian Games edisi ke-18 nanti.
Ketum PB PASI Bob Hasan (tengah) menilai waktu lima bulan yang tersisa untuk berlatih di Stadion Madya terasa kurang. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Sejauh ini atletik terus menggenjot persiapan atletnya. Termasuk dengan mendatangkan Harry Marra sebagai pemegang penghargaan tertinggi di dunia untuk sapta lomba guna memperbaiki teknik dasar para atlet.
Lihat juga:Bali United Ditahan Imbang Thanh Hoa |
"Tidak semua nomor yang ikut ke Amerika. Hanya nomor jarak dekat, yang jarak jauh tidak karena harus latihan di dataran tinggi supaya terbiasa dengan cuaca dan kadar oksigen yang tipis," imbuhnya. (bac)
Cabang olahraga atletik kembali berlatih di Stadion Madya setelah terusir dua tahun. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Ketum PB PASI Bob Hasan (tengah) menilai waktu lima bulan yang tersisa untuk berlatih di Stadion Madya terasa kurang. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)