Analisis

Addison Alves Tak Kalah Tajam dari Marko Simic

Jun Mahares, CNN Indonesia | Rabu, 14/03/2018 22:26 WIB
Addison Alves Tak Kalah Tajam dari Marko Simic Addison Alves membuktikan dirinya tak kalah tajam dengan Marko Simic. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Marko Simic memang jadi idola baru di Persija Jakarta. Namun, The Jakmania -suporter Persija- juga harus bersyukur punya Addison Alves yang bisa jadi pemecah kebuntuan ketika Simic kesulitan cetak gol.

Super Simic yang terkenal ganas ketika bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, justru mandul saat Persija menjamu Song Lam Nghe An, Rabu (14/3). Dewi fortuna seakan belum bersahabat dengan striker striker asal Kroasia tersebut.

Hattrick Simic ke gawang Tampine Rovers di GBK pada akhir Februari tak terulang kala Persija menjamu Song Lam. Tercatat dua peluang terbaik yang dipunya Simic menguap begitu saja.


Peluang pertama Simic terjadi di babak pertama, tepatnya pada menit ke-27. Umpan silang Ismed Sofyan dari sisi kanan berhasil ditanduk Simic di kotak penalti. Amat disayangkan bola masih melambung di atas mistar.

Marko Simic gagal mencetak gol ke gawang Song Lam.Marko Simic gagal mencetak gol ke gawang Song Lam. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Simic nyaris membuka keunggulan Persija pada menit ke-66. Umpan silang Rezaldi Hehanusa berhasil ditanduk Marko Simic ke arah tiang jauh. Kiper Songlam Le Quang Dai sudah tak mampu menjangkau, beruntung masih ada Ho Phuc Tinh di garis gawang.

Pelatih Persija Stefano 'Teco' Cugurra pun sadar Simic tengah diambang frustrasi karena kesulitan cetak gol. Pertahanan berlapis yang diperagakan Song Lam di GBK praktis membuat taring Macan Kemayoran tak bertaji.

Teco pun akhirnya memutuskan untuk menurunkan Addison Alves dan Bambang Pamungkas untuk menambah daya gedor Persija. Sementara Simic tetap dipertahankan untuk membentuk trisula di lini depan.

Bambang Pamungkas juga punya peluang bagus di babak kedua.Bambang Pamungkas juga punya peluang bagus di babak kedua. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Tipikal ketiga penyerang ini cenderung sama. Striker murni yang bertugas sebagai pencetak gol di depan gawang. Langkah ini diambil agar Persija bisa mencuri gol lewat salah satu ujung tombaknya.

Addison Alves akhirnya berhasil menjadi pemecah kebuntuan Persija di masa injury time. Striker berusia 36 tahun itu membuktikan diri di depan publik GBK kalau ketajamannya belum habis. Ia berhasil mencetak gol di menit-menit akhir.

Tendangan voli Addison Alves menyambut umpan silang Rezaldi Hehanusa berhasil mengoyak jala gawang Le Quang Dai yang sebelumnya tampil cemerlang. Gol Alves sekaligus memastikan kemenangan Macan Kemayoran 1-0 atas Song Lam.

Addison Alves jadi pemecah kebuntuan Persija Jakarta di masa injury time.Addison Alves jadi pemecah kebuntuan Persija Jakarta di masa injury time. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Ini menjadi gol perdana Alves untuk Persija. Mantan striker Persipura tersebut memang baru mendapatkan kesempatan bermain di ajang Piala AFC.

Gol berkelas Alves ke gawang Song Lam pantas diacungi jempol. Ia bisa menjadi pemecah kebuntuan ketika Super Simic yang berstatus sebagai striker utama tengah mengalami kebuntuan di lini depan.

Meski belum sepopuler Simic yang sukses menyabet gelar top scorer dan pemain terbaik Piala Presiden, namun Alves mulai membuktikan dirinya juga layak diperhitungkan. Ia bisa menjadi penyeimbang ketika Simic tengah mengalami kebuntuan atau membutuhkan pendamping di lini depan.

Kemenangan ini membuat persaingan Grup H kian sengit. Song Lam tetap memuncaki klasemen meski mengantongi tujuh poin sama dengan nilai yang dikumpulkan Johor Darul Ta'zim dan Persija. Hanya saja, Johor berhak menempati posisi kedua karena unggul produktivitas gol atas Persija. (jun)