Asian Paragames Gelar Uji Coba di GBK Akhir Juni

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Jumat, 16/03/2018 14:21 WIB
Asian Paragames Gelar Uji Coba di GBK Akhir Juni Uji coba Asian Paragames akan digelar di GBK pada akhir Juni mendatang. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Asian Paragames bakal menggelar ajang uji lebih cepat dari jadwal semula. Rencananya, gelaran uji coba akan dilakukan di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta.

Semula, Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) merencakanan ajang uji coba tersebut digelar pada 30 Juni hingga 2 Juli mendatang. Akan tetapi, ajang uji coba itu berpotensi mulai lebih cepat.

"Kemungkinan dimajukan jadi 27 Juni sampai 3 Juli. Kenapa? Karena kami mau memastikan cabang olahraga bulutangkis juga di test event," kata Ketua INAPGOC, Raja Sapta Oktohari, yang ditemui di Gedung Transmedia, belum lama ini.


Ajang uji coba tersebut digelar untuk memastikan segala persiapan penyelenggaraan Asian Paragames yang rencananya dimulai pada Oktober mendatang.

INAPGOC saat mengunjungi Transmedia.INAPGOC saat mengunjungi Transmedia. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
Okto mengatakan transportasi bakal menjadi tantangan terberat penyelenggaraan tersebut.

"Kenapa? Karena Asian Games meliburkan anak sekolah, tak mungkin kami liburkan lagi. Artinya kami harus atur jadwal supaya pas dan sesuai dengan venue di GBK, Ancol, JIExpo, Kelapa Gading," ujap Okto.

"Dan kemungkinan Paracycling kami buat di Sentul. Memang ini masih diskusi karena Sentul termasuk ke dalam wilayah Jawa Barat. Kalau kami tutup ruas jalan, biaya bakal timggi. Dan dengan peserta yang kurang banyak akan jadi kurang baik," ucapnya menambahkan.

Asian Paragames akan digelar pada October 2018.Asian Paragames akan digelar pada October 2018. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Okto menegaskan penyelenggaraan Asian Paragames mendapat dukungan dari DKI Jakarta. Penggunaan venue untuk ajang multievent edisi ketiga tersebut bersifat gratis.

"Arahan Bu Puan [Maharani, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia], pembayaran GBK itu dihilangkan. Kemungkinan seluruh venue akan digratiskan," ujar Okto.

Lebih lanjut, Okto optimistis melihat persiapan para atlet Asian Paragames yang menjalani pemusatan latihan di Solo, Jawa Tengah.

"Pesan dari penyelenggaraan ini bukan hanya persoalan kalah dan menang, tapi warisannya adalah pesan-pesan kemanusiaan. Kami ingin menginspirasi bahwa orang-orang yang berkekurangan ternyata banyak kelebihannya," ujarnya melanjutkan. (jun/har)