Rossi Tidak Ingin Ulangi Momen Buruk di Jerez dan Catalonia

Surya Sumirat, CNN Indonesia | Selasa, 20/03/2018 05:58 WIB
Rossi Tidak Ingin Ulangi Momen Buruk di Jerez dan Catalonia Valentino Rossi tidak membantah penilaian orang tentang dirinya yang terlalu tua di MotoGP 2018. (AFP PHOTO / LILLIAN SUWANRUMPHA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi buka suara mengenai targetnya pada MotoGP 2018. Menurut Rossi dirinya masih bisa kompetitif untuk menjadi yang terbaik musim ini.

Rossi menempati podium ketiga pada seri pembuka MotoGP Qatar di Sirkuit Internasional Losail, Minggu (18/3). Hasil itu membuat Rossi makin yakin dirinya dan Yamaha bisa mendapatkan hasil yang lebih baik pada balapan-balapan berikutnya.

Menurut Rossi, podium itu menjadi bukti Yamaha telah maju selangkah setelah memiliki masalah pada akhir musim 2017.


"Kami sedikit kehilangan untuk berjuang meraih kemenangan, tetapi itu adalah awal yang baik untuk kejuaraan," kata Rossi seperti dikutip dari Eurosport.

"Tahun lalu baik Honda dan Ducati mengalami masalah, tapi dari pertengahan 2017 mereka sangat kuat. Jadi saya pikir kami telah membuat langkah maju," Rossi menambahkan.
Valentino Rossi optimistis bisa kompetitif di MotoGP 2018.Valentino Rossi optimistis bisa kompetitif di MotoGP 2018. (REUTERS/Ibraheem Al Omari)
Pada MotoGP 2018 ini, pebalap 39 tahun itu juga berharap, dirinya bisa tetap berada di podium dan mengindari momen di Sirkuit Catalonia di MotoGP Catalonia serta Sirkuit Jerez di MotoGP Spanyol 2017 dengan menempati posisi kedelapan serta ke-10.

"Target pertama tahun ini adalah tidak memiliki balapan seperti Jerez dan Barcelona [Catalonia] tahun lalu. Di mana Anda pergi sepanjang akhir pekan tanpa memahami apa pun," ucap Rossi.

"Kami tertinggal di area tertentu, tapi kami selalu berusaha untuk lebih kompetitif," Rossi menuturkan.
Menurut Rossi yang penting adalah tetap cepat di lintasan balap.Menurut Rossi yang penting adalah tetap cepat di lintasan balap. (AFP PHOTO / KARIM JAAFAR)
Pebalap kelahiran Urbino, Italia itu juga tidak membantah anggapan orang tentang dirinya yang terlalu tua karena berusia 39 tahun dan melakukan perpanjangan kontrak dua tahun bersama Yamaha. Hanya saja, bagi Rossi umur tidak begitu penting.

"Ketika ada berita seperti pembaruan kontrak, memang benar ada seseorang yang mengatakan saya terlalu tua. Yang penting, apa yang terjadi di jalur. Saya percaya, karena saya tahu saya bisa cepat," Rossi menjelaskan.

Bagi Rossi masalah terbesar ketika bertambah tua hanya pada kondisi fisik. Namun, jika terus berlatih keras, dirinya bisa tetap cepat sampai akhir balapan. (sry)


BACA JUGA