Singapura Siapkan Kejutan untuk Timnas Indonesia

Bowie Haryanto, CNN Indonesia | Rabu, 21/03/2018 14:54 WIB
Singapura Siapkan Kejutan untuk Timnas Indonesia Timnas Singapura menyiapkan kejutan untuk Timnas Indonesia. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih timnas Singapura U-23, Fandi Ahmad, mempersiapkan kejutan untuk Timnas Indonesia U-23 saat kedua tim bertemu pada laga persahabatan di Stadion Nasional Singapura, Rabu (21/3).

Laga melawan Timnas Indonesia U-23 merupakan laga debut Fandi bersama timnas Singapura U-23. Mantan bomber timnas Singapura itu menggantikan posisi Richard Tardy pada Desember 2017.

Dikutip dari The New Paper, Fandi mengakui timnya berstatus under dog saat melawan Timnas Indonesia U-23. Namun, mantan pelatih Pelita Jaya itu tetap optimistis timnas Singapura U-23 bisa meraih kemenangan.


"Sangat penting bagi kami memasuki pertandingan dengan pikiran memenangi balapan. Kami meraih hasil kurang bagus dalam beberapa tahun terakhir, tapi kami punya tim yang bagus," ujar Fandi.

"Hasil pertandingan melawan Timnas Indonesia sangat penting, karena kami juga mengincar posisi di Asian Games 2018. Jadi, mudah-mudahan kami bisa meyakinkan orang-orang kalau kami cukup bagus," ucap Fandi.

Juru taktik Singapura, Fandi Ahmad (kanan), bakal beradu strategi dengan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla. (Juru taktik Singapura, Fandi Ahmad (kanan), bakal beradu strategi dengan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla. (AFP PHOTO / Roslan RAHMAN)
Lebih lanjut Fandi mengatakan timnas Singapura U-23 telah mempersiapkan kejutan untuk Timnas Indonesia U-23. Fandi yakin timnas Singapura U-23 bisa bermain bagus meski baru berkumpul lima hari.

"Kami akan menekan Timnas Indonesia, karena mereka tim bagus. Mereka punya pengalaman dan banyak pemain mereka bermain di luar negeri. Mereka lebih terkenal dan berpengalaman, tapi kami akan berusaha mengejutkan mereka," ujar Fandi.

"Saya cukup yakin dengan tim saya setelah melihat mereka lima hari ini. Mereka sangat solid meski berasal dari klub yang berbeda. Tim ini punya harmoni dan kerja sama yang bagus, mereka tim yang bagus," sambung Fandi.

Timnas Indonesia tentu kekuatan yang tidak asing lagi bagi Fandi Ahmad. Ia paham betul karakter permainan Merah Putih lantaran mantan penyerang Timnas Singapura itu banyak memiliki pengalaman di kompetisi sepak bola nasional saat masih menjadi pemain.

Mulai merumput bersama Niac Mitra pada 1983, Fandi menghabiskan menghabiskan karier profesionalnya di Indonesia hanya semusim ketika masih aktif bermain.

Usai di Pelita Jaya, Fandi memulai petualangannya di klub Liga Belanda Groningen, kemudian ke Kuala Lumpur FA hingga menghabiskan masa persiapan pensiun bersama Singapore Armed Forces pada 1997 hingga 1999.

Usai pensiun dan banting stir menjadi pelatih, Fandi kemudian merasa kerasan dengan sepak bola Indonesia sehingga memutuskan menjadi pelatih Pelita Jaya pada 2006 hingga 2010.

Di klub tersebut Fandi lebih banyak mengakrabkan diri dengan karakter permainan Indonesia sebelum hengkang ke klub Liga Super Malaysia Johor Darul Ta'zim pada 2012-2013. (nva)