Timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan menghadapi Asian Games 2018 terus melakukan persiapan. Teranyar, tim Garuda Muda akan menghadapi Singapura.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luis Milla sudah satu tahun lebih melatih Timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari) |
2. Timnas Indonesia U-23 Unggul
Satu-satunya kekalahan Timnas Indonesia U-23 dialami pada laga persahabatan pada 13 Juli 2013. Ketika itu Timnas Indonesia U-23 arahan Rahmad Darmawan takluk 0-1 dari Singapura U-23 dalam laga yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura.
Timnas Indonesia senior dan U-23 punya catatan yang kurang menyenangkan saat bermain di Stadion Nasional Singapura. Dalam enam laga terakhir yang dimainkan di stadion tersebut sejak 2004, Timnas Indonesia senior dan U-23 mencatat rekor dua kali imbang, tiga kali kalah, dan hanya sekali menang.
Timnas Indonesia punya rekor buruk jika bermain di Stadion Nasional Singapura. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay) |
Setelah gagal di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 bersama V. Subramaniam tahun lalu, Federasi Sepak Bola Singapura [FAS] menunjuk Fandi Ahmad untuk melatih Young Lions. Fandi pernah berkarier di Liga Indonesia bersama Niac Mitra pada tahun 1982-83 dan melatih Pelita Jaya pada 2009-10.
5. Pemain Singapura yang Patut Diwaspadai
Dalam skuat timnas Singapura U-23 ada dua nama putra pelatih Fandi Ahmad, yakni Irfan dan Ikhsan Fandi. Irfan berposisi sebagai penyerang dan sudah mengemas tiga gol dari sembilan penampilan. Sementara sang adik, Ikhsan, yang baru 18 tahun adalah gelandang serang yang mengoleksi tiga caps dan satu gol untuk Singapura U-23.
Lihat juga:Dovizioso Takut Dengan Kecepatan Marquez |
Luis Milla sudah satu tahun lebih melatih Timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Timnas Indonesia punya rekor buruk jika bermain di Stadion Nasional Singapura. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)