Buffon Disanjung Suporter Real Madrid Usai Diusir Wasit

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Kamis, 12/04/2018 14:59 WIB
Buffon Disanjung Suporter Real Madrid Usai Diusir Wasit Gianluigi Buffon mendapat kartu merah saat melawan Real Madrid. (REUTERS/Susana Vera)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kiper Juventus Gianluigi Buffon tetap mendapat standing ovation dari suporter Real Madrid usai mendapat kartu merah pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (11/4).

Buffon diusir wasit Michael Oliver saat injury time babak kedua melawan Real Madrid. Kiper 40 tahun itu mendapat kartu merah langsung karena melakukan protes berlebihan setelah wasit Oliver memberi Madrid tendangan penalti.

Buffon terlihat beberapa kali mendorong wasit Oliver. Kiper timnas Italia itu kesal dengan keputusan wasit asal Inggris itu yang menganggap Medhi Benatia melanggar Lucas Vazquez.


Gianluigi Buffon mendapat kartu merah dari wasit Michael Oliver.Gianluigi Buffon mendapat kartu merah dari wasit Michael Oliver. (REUTERS/Paul Hanna)
Dikutip dari AS dalam perjalanan meninggalkan lapangan, Buffon mendapat standing ovation dari puluhan ribu suporter Madrid yang hadir di Stadion Santiago Bernabeu. Buffon juga mendapat standing ovation saat awal babak kedua.

Buffon sebenarnya bermain apik saat melawan Madrid. Kiper yang hampir pasti pensiun akhir musim ini tersebut berhasil menggagalkan lima peluang Los Blancos sepanjang babak pertama dan babak kedua sebelum wasit Oliver memberi penalti kepada Madrid.

Gol penalti Cristiano Ronaldo kemudian membuat Juventus hanya menang 3-1 atas Madrid dan gagal melangkah ke babak semifinal. Madrid berhak melangkah ke babak semifinal setelah unggul agregat 4-3 atas Juventus.

Gianluigi Buffon meninggalkan lapangan usai mendapat kartu merah saat melawan Real Madrid.Gianluigi Buffon meninggalkan lapangan usai mendapat kartu merah saat melawan Real Madrid. (REUTERS/Paul Hanna)
Pertandingan melawan Madrid diklaim menjadi penampilan terakhir Buffon di Liga Champions. Kiper yang tampil di tiga final Liga Champions itu mengakhiri karier di kompetisi klub terbesar di Eropa itu dengan 117 pertandingan, 50 clean sheet, dan satu kartu merah.

"Di detik-detik terakhir, wasit tidak bisa memberi penalti dari situasi meragukan seperti itu. Jika Anda punya hati untuk memberi penalti dengan cara seperti itu di menit ke-93, Anda bukan manusia, tapi Anda binatang," ucap Buffon terkait keputusan wasit Oliver dikutip dari AS.

Madrid melengkapi empat tim yang lolos ke babak semifinal Liga Champions bersama Bayern Munchen, AS Roma, dan Liverpool. (bac)