Chilavert Klaim Real Madrid Lolos Berkat Mafia Sepak Bola

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Kamis, 12/04/2018 11:01 WIB
Chilavert Klaim Real Madrid Lolos Berkat Mafia Sepak Bola Real Madrid diklaim Jose Luis Chilavert dibantu mafia wasit saat melawan Juventus. (REUTERS/Susana Vera)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sukses Real Madrid menyingkirkan Juventus di perempat final Liga Champions diklaim legenda sepak bola Paraguay, Jose Luis Chilavert, sebagai bantuan dari mafia sepak bola.

Klaim serius itu diungkap Chilavert melalui akun Twitter. Kiper yang mencetak 67 gol ketika masih aktif bermain itu kesal dengan keputusan wasit Michael Oliver yang memberi Madrid tendangan penalti pada injury time babak kedua.

"Mafia sepak bola memastikan kalau Juventus tidak lolos," tulis Chilavert melalui Twitter dikutip dari Marca.


Oliver membuat keputusan kontroversial dengan memberi Madrid tendangan penalti di injury time babak kedua. Penalti diberikan wasit asal Inggris itu setelah menganggap bek Juventus Medhi Benatia melanggar Lucas Vazquez dari belakang.


Keputusan Oliver membuat para pemain Juventus marah. Bahkan kapten I Bianconeri Gianluigi Buffon mendapat kartu merah karena melakukan protes berlebihan.

Penalti kemudian dieksekusi Cristiano Ronaldo untuk membuat Madrid kalah 1-3. Kekalahan itu cukup bagi Madrid untuk menyingkirkan Juventus dari perempat final dengan keunggulan agregat 4-3.

Chilavert Klaim Real Madrid Lolos Berkat Mafia Sepak Bola
Sementara itu mantan wasit asal Spanyol, Eduardo Iturralde, menganggap Madrid seharusnya tidak mendapatkan penalti. Iturralde menganggap wasit Oliver mengambil keputusan yang salah.

Juventus memberi perlawanan luar biasa dengan unggul 3-0 lebih dulu atas Real Madrid.Juventus memberi perlawanan luar biasa dengan unggul 3-0 lebih dulu atas Real Madrid. (REUTERS/Paul Hanna)
"Kontak dari belakang tidaklah cukup. Dia [Oliver] tidak seharusnya memberikan penalti," ucap Iturralde kepada AS.

Buffon sendiri mengkritik habis-habisan wasit Oliver. Buffon menganggap Oliver tidak siap memimpin pertandingan sebesar perempat final Liga Champions yang mempertemukan Madrid vs Juventus.

"Wasit menciptakan penalti yang hanya dia lihat. Tidak adil tersingkir seperti ini. Tidak manusiawi memberi penalti seperti itu. Jika wasit tidak berani, dan tidak punya kemampuan memimpin pertandingan seperti ini, lebih baik dia tetap di rumah makan keripik atau di tribune penonton bersama suporter, istri dan anaknya," ucap Buffon dikutip dari Sport.es. (ptr)