Panpel Persija Minta Bobotoh Jangan Datang ke SUGBK

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 15:57 WIB
Panpel Persija Minta Bobotoh Jangan Datang ke SUGBK Panpel Persija meminta Bobotoh tidak datang ke SUGBK saat Persib lakoni laga tandang, Sabtu (28/4). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persija Jakarta Arief Kusuma meminta agar suporter Persib Bandung, Bobotoh, tidak datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat laga tandang tim mereka di Liga 1, Sabtu (28/4).

Ada dua pertimbangan yang membuat Panpel menyatakan sikap tersebut. Pertama, soal keamanan dan kedua berkaca pada pertandingan sebelumnya bahwa setiap pertandingan kedua tim, suporter tim tamu dilarang datang.

"Tapi sebenarnya ini haya untuk kepentingan yang lebih besar, yaitu keamanan. Selain ini memang menjadi kebiasaan kita. Ini juga sesuai arahan dari LIB (operator kompetisi Liga Indonesia Baru) dan LIB mengamini keputusan ini," kata Arief ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (17/4).

Arief mengatakan, pihaknya juga sudah berkirim surat ke Polda Metro Jaya untuk selanjutnya diteruskan ke Polda Jawa Barat yang isinya meminta Bobotoh supaya tidak hadir pada pertandingan antara Persija melawan Persib di SUGBK 28 April mendatang.

Panpel Persija Minta Bobotoh Jangan Datang ke SUGBKPara suporter Persib, Bobotoh, diminta Panpel Persija Jakarta tidak datang ke SUGBK. (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)
"Toh, nanti di putaran kedua kami juga tidak akan datang (ke Bandung) dan kami akan mematuhi itu," sebut Arief.


Untuk menghindari Bobotoh yang menyusup masuk di duel klasik tersebut, Panpel Persija juga akan memperketat sistem keamanan melalui mekanisme penjualan tiket.

Arief menyarakan agar tidak ada penjualan tiket melalui online. Tiket akan diserahkan sepenuhnya ke PP Jakmania untuk didistribusikan ke Koordinator Wilayah (Korwil).

"Itu ide saya sebagai Ketua Panpel. Tujuannya satu, menghindari penyusup. Kalau ada (penyusup), bahaya, ribut nanti. Dan itu tidak kami kehendaki," ungkapnya.

Arief menjelaskan sebenarnya ia mendukung kehadiran bobotoh di markas Persija. Tapi, ada kepentingan lain yang perlu dijaga dengan keputusan tidak diizinkannya Bobotoh datang ke SUGBK.

"Saya sangat mendukung [Bobtoh datang ke markas Persija]. Tapi tidak di SUGBK dan tidak sekarang, karena stadion ini untuk Asian Games. Kalau ada apa-apa dengan stadion ini, kami yang salah," kata Arief.

Ditanya kapan Bobotoh dan The Jakmania bisa berbagi tribune dalam sebuah pertandingan, Arief belum bisa memastikan hal tersebut.

"Kita tunggu perkembangan teman-teman ini kapan bisa menyatu. Ya, secepatnya. The Jakmania kalau diundang pasti datang," sebutnya.

Arief menilai belakangan ini prilaku The Jakmania sudah menunjukkan perubahan positif yang luar biasa. Hal-hal yang selama ini dilarang sudah sama sekali tidak kelihatan di beberapa laga tandang maupun kandang Persija di kompetisi Liga 1 musim ini.

"Saya lihat Jakmania luar biasa mendukung secara sportif. Saya sebagai Panpel minta agar hal positif ini dipertahankan dan ditingkatkan. Kita saling jaga, karena ini event kita bersama. Jangan sampai ada denda karena yang rugi Persija," terangnya.

Sementara itu, Arief memastikan tidak ada perubahan biaya sewa SUGBK untuk laga Persija menjamu Persib. Pusat Pengelola Kawasan (PPK) GBK memberikan harga yang sama, yakni Rp540 juta untuk harga sewa dan Rp1,5 miliar untuk uang jaminan.

Bobotoh Belum Komunikasi

Terpisah, Sekretaris Umum PP Jakmania Diky Soemarno mengaku sampai saat ini belum berkomunikasi dengan pihak Bobotoh soal kemungkinan kedatangan mereka ke Jakarta.

Jika nantinya ada keinginan bobotoh untuk datang, ia meminta agar lebih dulu berkomunikasi dengan PP Jakmania.

"Pada dasarnya, Jakarta terbuka pada siapa saja karena ini ibu kota. Tapi kan kami kembalikan kepada yang punya event. Kami serahkan semua ke Panpel dan pihak kepolisian," kata Diky.

Etikanya, lanjut Diky, kalau ada tamu yang mau datang harusnya lebih dulu sowan ke tuan rumah. Sikap ini bukan hanya ditujukan kepada Bobotoh, tapi juga tim tamu lain yang ingin datang ke markas Persija.

Panpel Persija Minta Bobotoh Jangan Datang ke SUGBK
"Kalau ada tim tamu yang mau datang, silakan. Sejauh ini belum ada komunikasi dari Bobotoh untuk hadir."

"Seperti Borneo kemarin. Begitupun waktu suporter JDT (Johor Darul Ta'zim) BOS (Boys of Strait) ke Jakarta, dari jauh-jauh hari sudah komunikasi dengan PP Jakmania untuk hadir dan kami siap bantu mereka," terangnya. (jun)