Penyerang Asing Persib Sebut Sepak Bola Indonesia Aneh

Jun Mahares, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 18:03 WIB
Penyerang Asing Persib Sebut Sepak Bola Indonesia Aneh Penyerang Persib Bandung Jonatan Bauman sebut atmosfer sepak bola Indonesia aneh. (ANTARA FOTO/H Prabowo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Duel Arema FC vs Persib Bandung pada Minggu (15/4), menyisakan segudang cerita bagi striker anyar Maung Bandung, Jonathan Bauman. Pengalaman menunggangi kendaraan taktis (rantis) dianggap sebagai kejadian aneh dalam sepak bola.

Skuat Persib harus menggunakan rantis lapis baja jenis baracuda sebagai alat transportasi menuju stadion. Ini dilakukan untuk melindungi pemain dan ofisial dari teror suporter yang memiliki basis suporter besar di Indonesia.

Situasi ini merupakan pengalaman baru bagi Bauman. Menurutnya, konsep pengamanan yang dilakukan panitia pelaksana pertandingan seperti dalam kondisi perang.


"Ini sungguh pengalaman yang luar biasa bagi saya. Tentu, ini yang pertama selama saya berkarier di dunia sepakbola. Aneh memang, itu seperti mau perang. Padahal, kita hanya akan bermain sepak bola," kata Bauman dalam laman resmi Persib.

Duel Arema FC vs Persib Bandung berakhir imbang 2-2.Duel Arema FC vs Persib Bandung berakhir imbang 2-2. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Pengamanan menggunakan rantis jadi budaya baru di kompetisi Indonesia. Khususnya pada laga-laga besar yang melibatkan rivalitas suporter kedua klub seperti Arema vs Persib, Persija vs Persib, maupun Arema vs Persebaya Surabaya.

Insiden kerusuhan selepas pertandingan yang disebabkan ulah suporter Arema membuat pihak keamanan menunda kepulangan tim Persib. Mereka harus menunggu para suporter dipulangkan dari Stadion Kanjuruhan untuk menghindari potensi kericuhan lebih jauh lagi.

Bruscolini: Marquez Lebih Berengsek daripada Rossi

Menurut Bauman, kejadian tersebut tak boleh dibiasakan terjadi karena bisa membahayakan keselamatan dan kesehatan pemain. Ia berharap rivalitas suporter tidak melebar hingga mengancam pemain dan ofisial.

Penyerang Asing Persib Sebut Aneh Sepak Bola Indonesia
"Karena insiden itu kita harus menunggu. Menunggu hampir tiga jam setelah pertandingan sangatlah tidak baik. Ke depannya, khususnya untuk Bobotoh tenang saja jangan terbawa emosi. Rivalitas itu hanya di dalam lapangan. Jika berbuat (anarkis), itu hanya akan membuat kita ditertawakan," terang pemain asal Argentina itu. (nva)