Sesmenpora Persilakan Pendukung Persib Datang ke Jakarta

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 20:07 WIB
Sesmenpora Persilakan Pendukung Persib Datang ke Jakarta Sesmenpora mempersilakan suporter Persib Bandung datang ke Jakarta. (CNN Indonesia/Mundri Winanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mempersilakan para pendukung Persib Bandung datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, saat berhadapan dengan Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 2018, 28 April mendatang.

Gatot mengatakan Kemenpora tidak ingin melarang para pendukung Maung Bandung yang ingin mendukung timnya secara langsung.

"Kalau Kemenpora mengatakan dilarang, berarti kami diskriminatif. Ini kan stadion bersama, yang penting itu harus ada jaminan bahwa mereka [pendukung Persib] di Jakarta bisa tertib. Kami lihat pendukung Persib yang baik juga banyak," kata Gatot kepada CNNIndonesia.com.


Mengenai kuota lima persen dari total kapasitas stadion untuk pendukung tim tamu, Gatot meminta agar pendukung tim tandang mengikuti aturan yang ada. 

Rivalitas suporter Persija dan Persib kerap berujung kericuhan.Rivalitas suporter Persija dan Persib kerap berujung kericuhan. (CNN Indonesia/Mundri Winanto)
"Namanya juga bertamu. Lalu, Kalau nanti aparat menerapkan hanya yang bertiket saja yang boleh masuk. Mereka yang tidak punya tiket tidak boleh membuat onar," katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Gatot menyampaikan aparat keamanan harus betul-betul tegas. Sebelumnya, ia sering kali menemukan aparat keamanan yang keasyikan menonton bola di dalam stadion.

"Aparat juga manusia. Kalau keasyikan nonton bola, kadang-kadang tidak lihat apa yang seharusnya menjadi tugas mereka. Tidak semua aparat, tapi ada potensi kadang-kadang lengah begitu," ucap Gatot.

Sesmenpora Persilakan Pendukung Persib Datang ke Jakarta
"Dan jika ada sekecil apapun kerusakan yang sifatnya destruktif harus cepat-cepat menyampaikan laporannya ke OCA [Dewan Olimpiade Asia]. Karena OCA itu sensitif sekali," ucapnya melanjutkan.

SUGBK baru saja direnovasi untuk Asian Games 2018 yang dihelat pada 18 Agustus nanti. Maka dari itu, segala perhelatan suatu ajang sebelum pesta olahraga terbesar di Asia tersebut masih berada dalam pengawasan OCA.

"Yang terakhir, ini tantangan bagi kedua suporter, bisa atau tidak mereka [pendukung Persib dan Persija] menjadi anutan dari seluruh pendukung klub Liga 1 di saat ada segelintir orang mencurigai kebrutalan mereka?" ujar Gatot.

Pertemuan Persib Bandung vs Persija Jakarta berujung cekcok antar pemain sesuai pertandingan.Pertemuan Persib Bandung vs Persija Jakarta berujung cekcok antar pemain sesuai pertandingan. (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)
Sementara itu Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menerangkan tugas besar PSSI adalah memastikan kesadaran masyarakat dalam menyaksikan pertandingan sepak bola. Hal itu, ujarnya, perlu bantuan pihak pemerintah, kepolisian, pendidikan dan media.

"Kedewasaan suporter sepak bola Indonesia sudah jauh lebih baik. Pihak klub juga usahanya luar biasa. Mereka sudah banyak mengadakan bermacam kegiatan, tapi usaha klub ini masih harus ditingkatkan," tutur Tisha.

"Sudah banyak perubahan yang harus diacungi jempol. Tolong, jangan hidup di jaman dahulu. Ini sudah banyak perbaikan," sambungnya.

Pernyataan Gatot berbeda dengan keinginan panitia pelaksana Persija. Pihak Macan Kemayoran meminta suporter Persib tidak hadir ke SUGBK demi menghindari potensi kericuhan. Musim lalu, suporter Persija juga dilarang hadir di Bandung kala Persija melawat ke markas Persib. (jun/nva)