SM berhasil menggagalkan rencana Pelita Jaya untuk mempertahankan juara IBL setelah menang 2-1. Pada gim ketiga, Minggu (22/4), Satria Muda mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 69-64. Keberhasilan Satria Muda jadi juara musim ini membuat mereka kembali ke tempat tertinggi di kompetisi basket level atas Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari tiga laga final yang dihelat di Britama Arena dan Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), pelatih Youbel Sondakh sangat berperan besar terhadap hadirnya gelar juara Christian Ronaldo 'Dodo' Sitepu dan kawan-kawan. Ini adalah gelar IBL pertama Youbel sejak ditunjuk menjadi pelatih kepala SM pada akhir 2016.
Satria Muda berhasil jadi juara IBL 2017/2018. (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye/18) |
2. Emosi Meluap Hardianus
Dalam pertandingan final pertama melawan Pelita Jaya, Hardianus sempat terpancing emosi oleh permainan keras tim asuhan Johanis Winar. Pemain berusia 26 tahun tersebut pun tak segan memprotes keputusan wasit. Hal itu membuat ia dengan cepat mendapat empat kali individual foul pada kuarter terakhir.
Keagresifan Hardianus membuat sejumah pemain senior seperti Dodo dan Arki Dikania Wisnu kesal. Mereka sampai mendorong dan 'menampar' badan Hardianus di tengah pertandingan.
Youbel pun demikian kesalnya hingga meneriaki Hardianus tepat diwajahnya agar ia sadar bahwa emosinya yang tidak terkontrol merugikan tim. Kendati demikian, Hardianus tetap dimainkan hingga foul out pada pertengahan kuarter keempat laga pertama final IBL.
Meski harus keluar lapangan, Hardianus memegang peranan penting bagi timnya. Sebagai point guard, ia sukses menjalankan tanggung jawab dalam mengatur serangan tim. Kontribusinya dalam menyumbang poin juga patut diacungi jempol.
Hardianus memberikan energi besar kepada Satria Muda. (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/ama/18) |
3. Dua Pemain Asing
Youbel membuat keputusan yang tepat dalam merekrut dua pemain asing yakni Jamarr Andre Johnson dan Dior Alexandros Lowhorn untuk IBL 2017-2018. Keduanya terbukti memberikan kontrbusi paling besar dalam sumbangan poin musim ini.
Johnson yang merupakan pemain naturalisasi dari Amerika Serikat, bergabung dengan SM pada seri keempat IBL 2017-2018 untuk menggantikan Kevin Bridgewaters. Sedangkan Lowhorn merupakan mantan pemain klub asal Singapura, Singapore Slingers.
Satria Muda punya komposisi pemain yang apik, baik lokal maupun asing. (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay) |
Penampilan yang konsisten sepanjang musim terus berlanjut hingga SM menghadapi laga final lawan Pelita Jaya. Total Johnson menyumbang 52 poin, sedangkan Lowhorn mencetak 70 poin dalam partai final.
Satria Muda berhasil jadi juara IBL 2017/2018. (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye/18)
Hardianus memberikan energi besar kepada Satria Muda. (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/ama/18)
Satria Muda punya komposisi pemain yang apik, baik lokal maupun asing. (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)