Andrea Pirlo Incar Posisi Pelatih di Timnas Italia

Jun Mahares, CNN Indonesia | Rabu, 09/05/2018 22:06 WIB
Andrea Pirlo Incar Posisi Pelatih di Timnas Italia Andrea Pirlo incar kursi pelatih timnas Italia. (REUTERS/Paul Hanna)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah memutuskan pensiun pada November silam, Andrea Pirlo berencana masuk jajaran kepelatihan timnas Italia.

Pirlo mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola profesional di Major League Soccer (MLS) bersama New York City akhir tahun lalu. Kini ia mempertimbangkan untuk menimba pengalaman sebagai pelatih.

Pemain yang meroket bersama AC Milan dan Juventus itu kemungkinan besar hanya akan jadi asisten pelatih. Sebab, kursi pelatih utama kemungkinan akan dijabat Roberto Mancini.


Untuk mewujudkan ambisinya, Pirlo akan berbicara dengan mantan rekan setimnya di Milan, Alessandro Costacurta yang kini menjabat wakil komisaris Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).

Andrea Pirlo ikut andil mengantar timnas Italia juara Piala Dunia 2006.Andrea Pirlo ikut andil mengantar timnas Italia juara Piala Dunia 2006. (AFP PHOTO/DANIEL GARCIA)
"Saya akan berbicara dengan Costacurta karena dia adalah teman dan saya juga sering bertemu dengannya," kata Pirlo seperti dilansir Sky Sports.

"Jika ada peluang untuk bekerja bersama itu sangat bagus. Tapi, saya masih muda dan punya waktu untuk memikirkannya. Akan sangat baik bekerja dengan timnas karena jersey biru selalu menjadi kulit kedua saya," sambung Pirlo.

Pirlo Incar Posisi Pelatih di Timnas Italia
Pirlo pernah jadi salah satu pilar penting timnas Italia ketika menjuarai Piala Dunia 2006. Pemain yang dijuluki 'Maestro' ini punya hasrat untuk membangkitkan prestasi Gli Azzurri usai gagal lolos ke Piala Dunia 2018.

Untuk menambah wawasan kepelatihannya, Pirlo juga membuka peluang kerja sama dengan mantan pelatihnya Carlo Ancelotti. Don Carlo saat ini masih mencari pelabuhan baru sejak dipecat Bayern Munchen pada Oktober 2017.

"Kami membicarakan peluang itu dengan Carlo. Kami berbicara soal peluang melatih bersama. Ancelotti adalah sosok spesial yang mengajarkan kami banyak hal soal kemanusiaan. Saya hanya ingin berterima kasih kepadanya," ujar Pirlo. (bac)