Vinales: Rossi Benar, Yamaha Masih Sulit Bangkit

Ahmad Bachrain, CNN Indonesia | Kamis, 10/05/2018 08:19 WIB
Vinales: Rossi Benar, Yamaha Masih Sulit Bangkit Maverick Vinales setuju pernyataan Valentino Rossi, Yamaha sulit bangkit musim ini. (Getty Images/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, setuju dengan pernyataan Valentino Rossi, timnya beserta tim satelit Yamaha sulit bangkit sebelum MotoGP tengah musim ini.

Vinales memiliki keluhan dan kebingungan yang sama dengan Rossi soal performa motor tunggangannya di Yamaha. Ia menilai ada persoalan yang harus segera diatasi sehingga Yamaha bisa kembali bersaing di barisan terdepan.

"Kami sama sekali belum memecahkan persoalan apapun. Kami harus sabar dan menunggu apakah kami bisa lebih bagus dalam beberaoa hari ke depan karena hari ini tetap sama."


"Motor kami amat jauh dari performa terbaiknya saat ini. Saya sudah memberikan kemampuan 100 persen, tapi hanya finis di posisi ketujuh. Situasinya sulit saat ini," terang Vinales dikutip dari Motorinews24.

Pebalap asal Spanyol itu memang merasa kecewa ia bersama Rossi tak mampu bersaing di posisi terdepan, terutama di MotoGP Spanyol. Vinales finis di peringkat ketujuh, sedangkan The Doctor di posisi kelima.

Valentino Rossi dan Maveric Vinales punya keluhan yang sama di tim Movistar Yamaha. (Valentino Rossi dan Maveric Vinales punya keluhan yang sama di tim Movistar Yamaha. (Foto: AFP PHOTO / KARIM JAAFAR)
MotoGP Perancis kini menanti dua pebalap itu untuk kembali bersaing. Namun, Vinales tetap pesimistis situasinya bisa berubah lebih baik karena masalah performa motornya.

"Dengan Sirkuit Le Mans [MotoGP Spanyol] yang merupakan favorit saya, kita lihat saja sebarapa jauh perubahan bagus akan bekerja untuk motor saya."

"Seperti yang dinyatakan Rossi, rasanya hampir mustahil membuat kemajuan sebelum tengah musim ini," terang Vinales.

Vinales: Rossi Benar, Yamaha Masih Sulit Bangkit
Rossi sebelumnya mengeluhkan performa yang jauh dari maksimal di MotoGP Spanyol. The Doctor bahkan mengaku bingung ia hanya meraih peringkat kelima, padahal sudah menekan hingga batas maksimal.

"Situasi yang paradoks. Kami haris merayakan posisi kelima berdasarkan kecepatan yang sudah saya tunjukkan. Rasanya cukup frustrasi karena jika tidak terjadi kecelakaan [yang dialami Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, dan Andrea Dovizioso], mungkin saya finis di peringkat ke delapan."

"Performa saya bahkan lebih bagus tahun lalu, sekarang tak cukup untuk bisa meraih podium. Kami harus secepatnya mencari solusi," ujar Rossi. (bac)