5 Pembelian Gagal di Liga Inggris 2018

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Sabtu, 12/05/2018 08:42 WIB
5 Pembelian Gagal di Liga Inggris 2018 Alvaro Morata termasuk dalam pembelian terburuk di Liga Inggris musim ini. (REUTERS/Andrew Yates)
Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa pemain baru di Liga Inggris dianggap gagal setelah tidak bisa menampilkan performa terbaiknya dan memberikan prestasi bagi timnya.

Sedikitnya ada lima pemain versi CNNIndonesia.com yang dianggap gagal di Liga Inggris 2017/2018. Kelima pemain tersebut ialah: Alvaro Morata (Chelsea), Ross Barkley (Chelsea), Victor Lindelof (Manchester United), Alexis Sanchez (Machester United), dan Gylfi Sigurdsson (Everton).

Berikut ini adalah ulasan singkat tentang kelima pemain tersebut:


1. Alvaro Morata

Kedatangan Morata di Stamford Bridge diharapkan bisa menjadi pengganti ideal bagi Diego Costa. Morata didatangkan dari Real Madrid pada musim panas lalu dengan banderol £60 juta atau setara dengan Rp1,1 triliun.

Morata gagal bersaing di daftar pencetak gol terbanyak Liga Inggris musim ini.Morata gagal bersaing di daftar pencetak gol terbanyak Liga Inggris musim ini. (REUTERS/Dylan Martinez)
Hanya saja, tingginya nilai beli Morata tidak diimbangi dengan performanya di atas lapangan. Mantan pemain Juventus itu gagal mengeksekusi penalti saat debut melawan Arsenal dalam laga Community Shield. The Blues pun kalah adu penalti dengan skor 1-4 setelah bermain imbang 1-1.

Di daftar pencetak gol, nama Morata berada di peringkat ke-13 dengan catatan 11 gol dari 30 penampilannya. Torehan gol Morata masih kalah dari Eden Hazard yang mengoleksi 12 gol.

2. Ross Barkley

Didatangkan dari Everton pada Januari lalu, Barkley hanya satu kali bermain untuk Chelsea di Liga Inggris.Didatangkan dari Everton pada Januari lalu, Barkley hanya satu kali bermain untuk Chelsea di Liga Inggris. (Reuters / Carl Recine)
Barkley bergabung dari Everton ke Chelsea pada 5 Januari 2018, setelah pulih dari cedera panjang hamstring. Ia dibeli dengan nilai sekitar £15 juta atau Rp285 miliar, untuk durasi kontrak selama lima setengah tahun.

Sayangnya, Barkley yang diproyeksikan sebagai gelandang masa depan timnas Inggris itu tidak bisa menembus skuat utama Antonio Conte. Sampai dengan saat ini Barkley hanya tampil satu kali di Liga Inggris saat Chelsea kalah 0-3 dari AFC Bournemouth.

Pertandingan itu merupakan debut Barkley bersama Chelsea, dan berpeluang menjadi yang terakhir di musim ini mengingat Liga Inggris hanya menyisakan satu pertandingan lagi.

3. Victor Lindelof

Victor Lindelof bisa bisa mencuri perhatian Jose Mourinho di Man United.Victor Lindelof bisa bisa mencuri perhatian Jose Mourinho di Man United. (Action Images via Reuters/John Sibley)
Seperti Morata dan Barkley, Victor Lindelof juga kesulitan beradaptasi di awal musim ini bersama Manchester United. Padahal dia diproyeksikan sebagai salah satu Setan Merah di posisi bek tengah.

Melihat performa Lindelof yang tidak konsisten, Mourinho lebih banyak memberikan kesempatan Chris Smalling, Phil Jones, dan Eric Bailly untuk menjadi duet di jantung pertahanan Man United.

Pemain berkebangsaan Swedia itu juga sempat melakukan blunder usai menggantikan Phil Jones pada menit ke-23 dalam pertandingan melawan Huddersfield Town FC. Dalam pertandingan itu Man United kebobolan dua gol hanya dalam waktu lima menit saja, dan 1-2 dari Huddersfield.

4. Alexis Sanchez

Manchester United merekrut Alexis Sanchez dari Arsenal pada Januari 2018 dengan harapan menambah serangan mereka ke pertahanan lawan di putaran kedua musim ini. Debut Sanchez bersama Man United di Liga Inggris pun berakhir dengan kekalahan 0-2 dari Tottenham Hotspur.

Alexis Sanchez menjadi salah satu pembelian gagal di Liga Inggris musim ini.Alexis Sanchez menjadi salah satu pembelian gagal di Liga Inggris musim ini. (Reuters/Andrew Couldridge)
Dalam 11 pertandingan bersama The Red Devils, pemain yang pernah berkostum Barcelona itu hanya mencetak dua gol. Berbeda jauh ketika masih bersama Arsenal di putaran pertama dengan mencetak tujuh gol dari 19 laga.

5. Gylfi Sigurdsson

Di musim ini Everton menjadi salah satu tim yang palik aktif di bursa transfer. Sebanyak sembilan pemain didatangkan The Toffees di musim panas lalu, termasuk Gylfi Sigurdsson dengan harga £40 juta (sekitar Rp762 miliar).

Namun, performa Sigurdsson di Everton musim ini tidak sebagus saat di Swansea City musim lalu. Di Liga Inggris musim 2017/2018 Sygurdsson hanya mencetak empat gol dari 27 laga. Sementara di musim lalu pemain 28 tahun mengemas sembilan gol dalam 38 pertandingan. (sry/har)