Dikalahkan Madura United, Persija Akui Lebih Fokus Piala AFC

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Minggu, 13/05/2018 00:35 WIB
Dikalahkan Madura United, Persija Akui Lebih Fokus Piala AFC Persija Jakarta lebih fokus menatap leg kedua semifinal zona Asia Tenggara Piala AFC 2018. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Persija Jakarta Stefano 'Teco' Cugurra mengaku sengaja merotasi sejumlah pemain pilar lawan Madura United demi tampil lebih fokus di leg kedua semifinal Piala AFC 2018.

Tidak menurunkan komposisi pemain terbaiknya membuat Persija kalah 0-2 pada pertandingan lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (12/5) malam.

Teco menegaskan harus merotasi pemain karena ada enam personelnya yang cedera usai menelan kekalahan 2-3 saat melawat ke markas Home United pada leg pertama semifinal Piala AFC, Selasa (8/5).


Pada laga melawan Madura United, Persija harus menyerah di kandang lewat gol Fabiano Beltrame dan Zah Rahan. Serangan Macan Kemayoran lebih bertaji di babak kedua setelah menurunkan Ramdani Lestaluhu, Riko Simanjuntak, dan Marko Simic.

Menanggapi hal itu, Teco membantah jika timnya meremehkan Madura United. Pelatih asal Brasil itu menyebut Madura United merupakan tim yang memiliki kualitas pemain yang sangat bagus.

"Kami respek dengan Madura United yang punya kualitas pemain yang bagus. Pemain kami juga kerja keras di pertandingnan. Tapi, ada pemain kami yang cedera dan tidak bisa main sehingga kami memainkan pemain lain," kata Teco usai pertandingan.

Teco juga mengakui, saat ini timnya fokus pada leg kedua semifinal Piala AFC yang akan digelar di SUGBK, Selasa (15/5). Pertandingan ini jadi laga hidup mati Persija untuk tetap menjaga peluang lolos ke final Piala AFC untuk kali pertama.

"Kami fokus lawan Home United. Kami cuma punya waktu dua kali latihan dan kami mementingkan laga Piala AFC. Saya rasa semua tim harus serius di kompetisi internasional."

Waktu ada kesempatan main di kompetisi Asia itu jalan bagus buat klub dan buat sepak bola Indonesia. Kalau mau maju, klub harus punya prestasi di kompetisi internasinal supaya sepak bola Indonesia bisa maju," ungkap Teco. (jun)