Cisse: Saya Tak Bisa Minta Pemain Tak Dapat Kartu Kuning

Arif Hulwan Muzayyin, CNN Indonesia | Jumat, 29/06/2018 16:20 WIB
Cisse: Saya Tak Bisa Minta Pemain Tak Dapat Kartu Kuning Pelatih timnas Senegal Aliou Cisse memberi instruksi kepada Lamine Gassama dalam pertandingan melawan Kolombia, di Samara Arena, Samara, Rusia, 28 Juni. (REUTERS/Max Rossi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Meski tetap menghargai aturan fair play yang membuat timnya gagal melaju ke fase gugur Piala Dunia 2018, pelatih timnas Senegal Aliou Cisse mengaku lebih memilih tersingkir dengan cara lain. Sebab, ia tak bisa mencegah pemainnya untuk tak menerima kartu kuning.

Pada laga terakhir Grup H di Piala Dunia 2018 di Stadion Samara Arena, Kamis (28/6), Senegal dikalahkan Kolombia dengan skor 0-1 lewat gol tunggal Yerry Mina.

Hasil ini membuat Kolombia menjadi juara Grup H dengan 6 poin dan lolos ke babak 16 besar. Sementara, Senegal meraih 4 poin dengan selisih gol 0, identik dengan Jepang.


Namun, Jepang dipastikan lolos sebagai runner up grup berkat aturan fair play. Tim Samurai Biru mengoleksi empat kartu kuning, sedangkan Senegal mengoleksi enam kartu kuning.

Senegal sendiri menambah satu koleksi kartu kuning dalam laga melawan Kolombia. Selain itu, pada laga ini tim berjuluk Les Lions de la Teranga ini membukukan 15 pelanggaran.

Alhasil, Senegal menjadi tim pertama yang tersingkir dari fase grup Piala Dunia akibat aturan fair play.

"Saya tak tahu apakah aturan ini kejam atau tidak, tapi saya tak bisa meminta para pemain saya untuk turun ke lapangan tanpa mendapatkan kartu kuning," ujar Cisse, dikutip dari Marca.

Para pemain timnas Senegal tertunduk lesu usai dikalahkan Kolombia 0-1, di Samara Arena, Samara, Rusia, 28 Juni.Para pemain timnas Senegal tertunduk lesu usai dikalahkan Kolombia 0-1, di Samara Arena, Samara, Rusia, 28 Juni. (REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)
Ketentuan poin fair play ini dimulai di Piala Dunia 2018 dengan menghitung jumlah kartu kuning dan kartu merah. Kartu kuning pertama membuat poin tim dikurangi satu. Poin tim akan dikurangi tiga jika mendapat kartu kuning kedua atau kartu merah tidak langsung.

Kartu merah langsung membuat poin tim dikurangi empat. Sementara, kartu kuning dan kartu merah langsung membuat poin tim dikurangi lima.

"Ini aturan sepakbola, aturan fair play, dan kami punya poin sedikit dalam hal [fair play] itu dan itu harus diterima," aku Cisse.

"Kami harus menghormatinya, namun kami lebih memilih tersingkir dengan cara lain," sambung dia, yang pernah bermain di PSG (1998-2002) ini.

Sebelumnya, Senegal menjadi harapan terakhir benua Afrika karena wakil lainnya, seperti Mesir, Nigeria, Tunisia, lebih dulu memastikan tersingkir.

Suporter Jepang di Volgograd Arena, Volgograd, Rusia.Suporter Jepang di Volgograd Arena, Volgograd, Rusia. (REUTERS/Ueslei Marcelino)
Bagi Cisse, tersingkirnya semua tim dari Afrika tak berarti tak ada perkembangan dalam sepakbolanya.

"Banyak perkembangan dalam sepakbola di Afrika, dan kami akan melanjutkan jalur ini. Saya yakin kami akan mencapai hal baik di masa depan," tandas Cisse.

(bac)