Semula, kemenangan Inggris pada dua laga awal di fase grup lawan Tunisia dan Panama dianggap lumrah. Maklum, dua tim tersebut memang berstatus nonunggulan di edisi empat tahunan kali ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skuat pelapis Inggris takluk 0-1 dari Belgia. (REUTERS/Marko Djurica) |
Belgia sebenarnya melakukan keputusan yang sama. Nama-nama tenar seperti Romelu Lukaku, Eden Hazard, dan Kevin De Bruyne juga diistirahatkan oleh pelatih Roberto Martinez.
Pelatih timnas Inggris dianggap melakukan perjudian saat menghadapi Belgia. (Reuters/Lee Smith) |
Alhasil, Inggris kalah 0-1 dari Belgia dan harus puas finis sebagai runner up. Harry Kane dan kawan-kawan harus berhadapan dengan pemuncak Grup H Kolombia. Padahal, Inggris bisa saja bertemu dengan Jepang atau lawan yang relatif lebih mudah jika mampu merebut gelar juara Grup G.
Kekalahan dari Belgia justru mengantar Inggris ke jalur yang lebih aman. Mereka berada di blok yang berseberangan dengan tim-tim favorit juara macam Brasil, Prancis, Uruguay, dan Argentina (tersingkir).
Inggris Tampil Solid
Keputusan Southgate ternyata tepat. Pemain utama Inggris yang punya waktu istirahat lebih panjang mampu mengimbangi kekuatan fisik pemain Kolombia di Otkritie Arena, Selasa (3/7).
Bintang lini tengah Inggris, Dele Alli, yang sempat terkendala cedera mampu tampil prima. Duo bek sayap, Kierran Trippier dan Ashley Cole, juga bermain spartan. Namun, Cole dan Kyle Walker harus mengalami masalah otot di menit-menit akhir.
Juan Cuadrado tak bisa bermain lepas lawan pertahanan disiplin Inggris. (REUTERS/Kai Pfaffenbach) |
Dalam waktu normal, Inggris justru bermain lebih agresif. Permainan kolektif Inggris yang dibarengi kecepatan pemain sayap dan barisan gelandang muda acap kali merepotkan pertahanan Kolombia yang cenderung bermain keras.
Gol pembuka keunggulan Inggris tercipta melalui penalti Harry Kane. Namun, Kolombia mampu menyamakan kedudukan lewat sundulan Yerry Mina di menit-menit akhir sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Harry Kane mampu meladeni permainan keras pemain Kolombia. (REUTERS/Kai Pfaffenbach) |
Hasil manis lawan Kolombia seakan membantah anggapan bahwa Southgate telah melakukan perjudian. Keputusan untuk menurunkan pemain pelapis lawan Belgia justru berbuan manis saat menghadapi Kolombia.
Selanjutnya, Inggris akan menghadapi Swedia di perempat final. Duel ini akan menjadi pertarungan dua tim kolektif yang akan mengandalkan stamina mental yang kuat di sepanjang laga. (bac)
Skuat pelapis Inggris takluk 0-1 dari Belgia. (REUTERS/Marko Djurica)
Pelatih timnas Inggris dianggap melakukan perjudian saat menghadapi Belgia. (Reuters/Lee Smith)
Juan Cuadrado tak bisa bermain lepas lawan pertahanan disiplin Inggris. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Harry Kane mampu meladeni permainan keras pemain Kolombia. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)