Kejadian bermula usai Arema sukses menecetak gol ketiga di menit ke-76. Sebagian suporter yang berada di tribune utara sontak melepas kursi penonton dan kemudian melempar ke lapangan lintasan sintetis atletik.
Dilaporkan Antara, aksi tak terpuji ini sudah diperingatkan panitia pelaksana pertandingan melalui pengeras suara. Namun, kericuhan tersebut semakin menjadi-jadi. Larangan panpel yang berada di pinggir lapangan diabaikan.
Kemudian, petugas kepolisian membuat barikade di depan tribun utara. Tak lama kemudian, memasang tangga untuk memobilisasi petugas ke tribun. Upaya ini cukup membuahkan hasil dan suporter menghindari kejaran kepolisian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengawas PT Jakabaring Sport City (JSC) Rusli Nawi, terkait kejadian ini mengatakan, sebanyak 335 kursi yang berada di tribun Utara dan Selatan dirusak oleh para suporter Sriwijaya FC, dengan rincian 231 kursi yang rusak di tribun utara dan 104 di tribun selatan.
Lihat juga:Persija Kalahkan Mitra Kukar di Tenggarong |
Sriwijaya memang tengah dilanda hasil buruk menyusul kepergian sejumlah pilar karena kasus penunggakan gaji. Kekalahan dari Arema membuat Laskar Wong Kito terpuruk di peringkat ke-11 klasemen Liga 1 2018. (jun)