Indonesia Akan Berjuang Demi Tak Ada Undian Ulang Sepak Bola

har, CNN Indonesia | Selasa, 24/07/2018 21:26 WIB
Indonesia Akan Berjuang Demi Tak Ada Undian Ulang Sepak Bola Undian cabang sepak bola Asian Games 2018 akan diulang di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (25/7). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebagai tuan rumah Indonesia akan berjuang agar tidak ada undian ulang untuk cabang sepak bola di Asian Games 2018.

Ketua Umum Komite Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir bersikeras agar undian keseluruhan tidak digelar Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) hanya demi memasukkan Palestina dan Uni Emirat Arab.

Hanya saja dikutip dari Yonhapnews, Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) mengatakan AFC akan tetap menggelar undian sepak bola secara keseluruhan pada Rabu (25/7) di markas mereka di Kuala Lumpur, Malaysia. Langkah itu diambil AFC setelah mendapat protes dari Uni Emirat Arab dan Palestina.


Pengocokan ulang itu dilakukan lantaran Uni Emirat Arab dan Palestina tidak ada dalam undian pertama yang digelar 5 Juli 2018. Dengan masuknya kedua negara itu, maka pengundian dan peserta cabang olahraga sepak bola untuk Asian Games 2018 bertambah menjadi 26 tim.

Menurut Erick Thohir, INASGOC memiliki alasan kuat tidak menyertakan Uni Emirat Arab dan Palestina ke dalam undian pertama.

Sebagai tuan rumah menurut Erick, INASGOC telah melakukan banding ke Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan AFC mengenai permasalahan ini. Tidak ada juga keinginan Indonesia bermain curang dengan meniadakan undian secara menyeluruh.

INASGOC tetap akan menghormati apa yang menjadi keputusan AFC.INASGOC tetap akan menghormati apa yang menjadi keputusan AFC. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
"Saya tetap mempertahankan tidak ada undian seluruhnya, karena memang data-data yang kami punya Palestina dan Uni Emirat Arab itu ada dasar-dasarnya," ujar Erick di sela kirab api obor Asian Games 2018 di GWK, Bali, Selasa (24/7).

"Data-data yang kami punya jelas, jadi kalau mau undian lagi, silakan undian tambahan saja, dua negara ini ikut undian yang sudah ada," Erick menambahkan.

Kendati demikian INASGOC akan tetap menghormati apa yang menjadi keputusan AFC nanti. Namun Erick menekankan, sebagai tuan rumah Indonesia harus dihormati.

"Kami lagi menunggu keputusan AFC. Kalau AFC memutuskan undian diulang, kami juga akan menghormati keputusan AFC. Tapi kami mengharapkan ada kesempatan sebagai tuan rumah, apalagi kami ada bukti-bukti yang baik, kami [ingin] dihormati," tutur Erick.
Menurut Gatot S. Dewa Broto pengundian ulang bisa mengganggu konsentrasi tim peserta.Menurut Gatot S. Dewa Broto pengundian ulang bisa mengganggu konsentrasi tim peserta. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
Selain Erick, Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto juga memiliki keinginan serupa, agar hanya Uni Emirat Arab dan Palestina yang dilakukan pengundian.

"Kami ingin yang diundi dua negara itu saja agar nempel ke grup yang sudah ada. Supaya tidak mengganggu konsentrasi grup-grup yang sudah ada," ucap Gatot.

Di mata Gatot pengundian ulang akan memakan waktu. Karena itu pemerintah Indonesia kekeh agar tidak ada pengundian keseluruhan untuk sepak bola.

"INASGOC masih berusaha, kami berjuang. AFC setuju hanya sebagian yang diundi seandainya ada persetujuan OCA. Kami tunggu hasil OCA," kata Gatot.

"OCA bilang terpenting harus selesai hari ini. Mekanisme di INASGOC rapi, tidak tahu [Uni Emirat Arab dan Palestina] telat daftar atau tidak," Gatot menuturkan. (sry)