Asian Games 2018

Kiper Palestina Kena Diare Jelang Lawan Timnas Indonesia U-23

Ahmad Bachrain, CNN Indonesia | Selasa, 14/08/2018 16:24 WIB
Kiper Palestina Kena Diare Jelang Lawan Timnas Indonesia U-23 Kiper timnas Palestina, Rami Hamada, terkena diare jelang melawan Timnas Indonesia di Asian Games 2018. (AFP PHOTO / Arief Bagus)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kiper utama Palestina Rami Hamada mengalami masalah serius jelang menghadapi Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018 di Stadion Patriot Bekasi, Rabu (15/8).

Ia mengalami sakit diare sehingga sempat diragukan untuk bisa tampil lawan Garuda Muda.

"Rami tengah mengalami diare karena pengaruh makanan di luar hotel. Tapi saya tidak bisa sebut nama restorannya," kata Liaison Officer (LO) timnas Palestina, Hafiz, di Bekasi, Selasa (14/8) seperti dikutip dari Antara.


Rami terserang diare setelah mendapatkan informasi dari ofisial Palestina usai latihan di Stadion Muda Jaya Bekasi, Senin (13/8). Namun, kiper klub Jerusalem Hilal Al-Quds itu kemungkinan tetap akan dimainkan sebagai starter di skuat Palestina menghadapi tim tuan rumah.

Timnas Palestina menang 2-0 atas Laos. (Timnas Palestina menang 2-0 atas Laos. (Foto: INASGOC/Jessica Margaretha)
Rami Hamada tercatat sebagai pilihan pertama Ayman Sandouqa dalam dua lag Palestina melawan Taiwan dan Laos.

Pada laga perdana, skuat Singa Kanaan ditahan imbang Taiwan tanpa gol. Albahdari Abdallatif dan kawan-kawan lalu meraih kemenangan 2-1 atas Laos pada laga kedua mereka.

Sempat tertinggal 0-1, Palestina bangkit dengan mencetak dua gol balasan di 10 menit akhir babak kedua untuk berbalik unggul 2-1.

Sementara itu, Skuat Merah-Putih tampil digdaya dengan menghancurkan Taiwan 4-0 pada laga perdana mereka di Stadion Patriot Bekasi.

Penyerang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly mencetak dua gol dan satu assist pada laga itu. Sedangkan dua gol lagi dipersembahkan Alberto Gonzalves dan Muhamad Hargianto.

Sementara itu Luis Milla mengatakan sudah menyiapkan strategi melawan Palestina, salah satunya dengan menerapkan strategi 'False Nine'

"Ini turnamen yang sangat ketat dan waktu pemulihan kondisi sedikit. Jadi, seperti di pertandingan-pertandingan sebelumnya termasuk kala di SEA Games 2017, kemungkinan komposisi pemain akan diubah," kata asisten pelatih Bima Sakti seperti dikutip Antara, Selasa (14/8).

"Ada kemungkinan menggunakan pemain dengan peran sebagai false nine," sambungnya. (Antara/bac)