Parinya, Sompong, dan Samas terlihat hilir-mudik di kawasan Istora Gelora Bung Karno. Dengan dandanan yang mencolok, mereka jelas mudah menarik perhatian mata penonton lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila di luar stadion saja penampilan mereka sudah tampak heboh, maka begitu pun aksi mereka di dalam arena. Tabuhan drum dan sorak sorai menghiasai Istora. Suara mereka bisa bersaing dengan teriakan-teriakan yang mendukung Indonesia.
Sejumlah suporter Thailand mengenakan seragam mencolok. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar Idaman) |
"Saya mulai mendukung Thailand sejak SEA Games 2001," kata Pariya dalam wawancara yang dibantu oleh penerjemah.
Sebagai suporter, Parinya, Sompong, dan Samas sudah jadi identitas Thailand di ajang olahraga. Meskipun punya pekerjaan, namun mereka tak akan luput mendukung Thailand ketika negara itu berlaga di luar negeri.
Lewat ketenaran yang dimiliki, ketiga orang tersebut punya sponsor yang akan membiayai perjalanan selama mereka mendukung Thailand di luar negeri.
Di Asian Games 2018, ketiga kawanan ini terbilang aktif menonton. Mereka bisa berpindah ke dua atau tiga venue per hari. Khusus hari Selasa (21/8), Sompong dan kawan-kawan mengunjungi venue bulutangkis, angkat besi, dan polo air.
Dengan menghitung tiket nonton yang ada di angka ratusan ribu, pengeluaran ketiganya selama ada di Indonesia bisa ada di angka puluhan juta rupiah.
Suporter Thailand cukup militan di Asia Tenggara. (CNN Indonesia/Jun Mahares) |
Dengan aksesoris meriah yang ada di tubuh mereka, tak jarang mereka kesulitan untuk bisa masuk ke dalam stadion.
"Ada venue yang mudah untuk dimasuki, namun bila ada olahraga yang membutuhkan ketenangan, maka kami sulit untuk masuk ke dalam," kata Pariya.
"Kami memenangkan kuis yel-yel. Jadi ada 60 suporter yang diberangkatkan ke sini," kata seorang suporter Thailand sambil terburu-buru. (jun/har)
Sejumlah suporter Thailand mengenakan seragam mencolok. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar Idaman)
Suporter Thailand cukup militan di Asia Tenggara. (CNN Indonesia/Jun Mahares)