Asian Games 2018

Prestasi Gemilang Tim Paralayang Putra Indonesia di Dunia

Ahmad Bachrain, CNN Indonesia | Rabu, 22/08/2018 16:36 WIB
Prestasi Gemilang Tim Paralayang Putra Indonesia di Dunia Tim paralayang Indonesia saat mengikuti kejuaraan dunua akurasi mendarat di Albania. (Dok. PB FASI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Paralayang Indonesia sejauh ini sudah mempersembahkan satu emas dan satu perak di Asian Games 2018. Tim putra berhasil mempersembahkan emas untuk kategori akurasi mendarat di Gunung Mas, Puncak, Bogor, Rabu (22/8).

Sedangkan tim putri hanya mampu meraih perak di kategori yang sama. Mereka masih kalah dari tim Thailand putri.

Emas yang diraih tim putra Indonesia tampaknya sesuai yang ditargetkan Indonesia sejauh ini. Berbeda dengan tim putri yang meleset dari target emas yang dibebankan kepada mereka.


Paralayang memang ditargetkan meraih empat emas dari enam kategori di cabor tersebut yaitu dua di nomor akurasi mendarat beregu putra-putri serta di nomor akurasi tunggal putra dan putri.

Tim paralayang putra Indonesia mendarat tepat dan meraih emas Asian Games 2018 pada kategori akurasi mendarat. (Tim paralayang putra Indonesia mendarat tepat dan meraih emas Asian Games 2018 pada kategori akurasi mendarat. (Foto: ANTARA FOTO/INASGOC/Crack Palinggi)
Target empat emas itu sebelumnya disebut tak terlalu muluk karena prestasi gemilang paralayang Indonesia di level dunia, terutama di kategori akurasi mendarat. Khusus di kategori ketepatan mendarat, tim paralayang putra Indonesia merupakan salah satu jawara di level dunia.

Tim tersebut saat ini terdiri dari empat pilot paralayang terbaik Indonesia yakni, Hening Paradigma, Thomas Widyananto, Rony Pratama, dan Jafro Megawanto. Khusus nama terakhir merupakan andalan di akurasi mendarat tunggal putra di Asian Games 2018 ini.

Sudah lebih dari satu gelar juara yang pernah diraih tim putra indonesia di level dunia. Tahun lalu misalnya, Megawanto dan kawan-kawan sukses meraih juara di Kejuaraan Dunia Paralayang Akurasi Mendarat (PGAWC) 2018 pada Mei di Kazakhstan. Berkat prestasi tersebut, mereka mendapat hadiah Rp200 juta dari Kemenpora RI.

Pada 2017 lalu, tim putra Indonesia juga berhasil meraih juara pada ajang yang sama di Kobarid Slovenia, pada 21-23 September. Di kejuaraan itu, tim putri dan kategori individu bahkan juga keluar sebagai juara.

Sebelumnya pada Juli, tim putra paralayang Indonesia meraih gelar juara PGAWC 2017 di Quebec Kanada. Merah Putih bahkan menyabet semua gelar juara untuk semua kategori di ajang itu.

Pada April 2017, tim putra Indonesia juga berhasil menyabet medali emas PGAWC 2017 di Serbia. Tim Merah Putih pun diprediksi bakal mendominasi pada Asian Games 2018 ini dengan Thailand sebagai lawan terberat. (nva)