Asian Games 2018

Jokowi: Indonesia Jangan Meleset di Bawah Target Medali

Feri Agus, CNN Indonesia | Rabu, 22/08/2018 18:59 WIB
Jokowi: Indonesia Jangan Meleset di Bawah Target Medali Eko Yuli Irawan peraih medali kelima Indonesia di Asian Games 2015. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menegaskan Indonesia jangan sampai meleset di bawah target perolehan medali di Asian Games 2018. Pria yang akrab dengan sapaan Jokowi itu berharap Indonesia terus mendulang emas setiap hari.

Jokowi meminta para atlet Indonesia yang turun di sejumlah cabang olahraga bisa menyumbang emas. Menurut mantan Wali Kota Solo itu, setiap cabang olahraga memiliki target perolehan medali pada ajang empat tahunan tersebut.

Sebelumnya, Kemenpora RI menegaskan Indonesia ditargetkan bisa masuk 10 besar dengan meraup 20 emas Asian Games. Saat ini Merah Putih sudah meraih enam emas, terakhir ditorehkan dari cabang olahraga paralayang.


"Semoga hari ini tambah lagi, besok tambah lagi, besoknya tambah lagi (emas). Saya harapkan itu targetnya tidak sedikit," ujarnya.

Paralayang menyumbang medali keenam Indonesia di Asian Games 2018. (Paralayang menyumbang medali keenam Indonesia di Asian Games 2018. (Foto: ANTARA FOTO/INASGOC/Crack Palinggi)
Jokowi meminta target yang telah diberikan pada masing-masing cabang olahraga bisa diraih. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan agar target raihan medali pada Asian Games 2018 ini tak meleset.

"Kalau melesetnya lebih enggak apa-apa. Kalau melesetnya kurang itu yang enggak boleh," kata Jokowi.

Lebih lanjut, bakal calon presiden 2019-2024 itu mengaku bersyukur dengan raihan medali emas Indonesia pada Asian Games 2018. Terakhir, kata Jokowi emas diraih oleh Eko Yuli Irawan dalam cabang olahraga angkat besi nomor 62 kilogram putra.

"Alhamdulillah kemarin terakhir emas dapat dari angkat besi, Eko Yuli. Saya kira patut kita syukuri bersama," tuturnya.

Sampai hari keempat pelaksanaan Asian Games 2018, Indonesia sudah mengoleksi 5 medali emas, 2 perak, dan 5 perunggu. Pada Selasa (21/8) Indonesia menambah 1 emas dan 3 perunggu dari cabang olahraga angkat besi (emas), wushu, sepak takraw, dan bulutangkis beregu putri.

Pada hari ini, medali emas kembali berpotensi didatangkan dari cabang olahraga wushu, angkat besi, dan balap sepeda.

Sementara itu, Jokowi optimistis bulutangkis akan mempersembahkan emas pertama dalam perhelatan Asian Games 2018. Tim putra Indonesia akan berhadapan dengan tim putra China pada babak final cabang olahraga bulutangkis di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/8) sekitar pukul 18.00 WIB.

"Emas. Insyaallah emas," kata pria yang karib disapa Jokowi usai Salat Iduladha di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Tim putra Indonesia melaju ke partai puncak usai mengalahkan tim putra Jepang pada babak semifinal dengan keunggulan 3-1. Poin kemenangan tim bulutangkis putra itu diraih pasangan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, Jonathan Christie, dan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Jokowi sendiri saat ini sudah hadir di Istora Gelora Bung Karno, Rabu (22/8) menyaksikan perjuangan Anthony Sinisuka Ginting dan kawan-kawan menghadapi China. (bac)