"Saya sangat ingin menaikkan haji orang tua, Alhamdulillah dapat bonus ini," ujar Hanifan seperti dikutip dari Antara, Minggu (2/9).
Lihat juga:Suporter Korea 'Cinta Mati' Indonesia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mohon doanya, semoga semua dilancarkan, termasuk rencana pernikahan kami," ucap pesilat yang namanya dikenal usai mempersatukan Joko Widodo dan Prabowo Subianto dalam pelukan tersebut.
Hanifan Yudani saat memeluk Presiden Joko widodo dan Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Hanifan menjadi yang terbaik di kelas C putra 55kg-60kg, sedangkan Pipiet Kamelia tak ada yang mengalahkannya di kelas D putri 60kg-65kg.
Disinggung bonus menjadi seorang aparatur sipil negara, pesilat asal Bandung itu menyambutnya dengan senang hati, serta tetap fokus di karirnya sebagai atlet, termasuk menghadapi SEA Games Filipina 2019 serta Kejuaraan Dunia di Singapura.
Sementara itu juara umum dikuasai China dengan total 289 medali dibuntuti Jepang dan Korea Selatan di posisi kedua dan ketiga. Selanjutnya, Asian Games 2022 akan digelar di China. (jun)
Hanifan Yudani saat memeluk Presiden Joko widodo dan Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Hesti Rika)