Legenda Bulutangkis Indonesia Raih Penghargaan dari Djarum

Surya Sumirat, CNN Indonesia | Kamis, 06/09/2018 23:11 WIB
Legenda Bulutangkis Indonesia Raih Penghargaan dari Djarum Tan Joe Hok. (Putra Permata Tegar Idaman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan pebulutangkis putra Tan Joe Hok meraih penghargaan Super Legend Award dari Djarum Foundation, Kamis (6/9).

Djarum Foundation memberikan penghargaan kepada Tan Joe Hok berupa satu unit televisi 50 inch atas dedikasinya untuk bulutangkis Indonesia.

Sepanjang kariernya di dunia tepok bulu bersama Tim Merah Putih, Tan Joe Hok sukses memberikan banyak gelar bergengsi.

Mulai dari Piala Thomas 1958, 1961, dan 1964. Ada juga gelar juara All England 1959, hingga peraih medali emas pertama untuk Indonesia di Asian Games pada 1962.


Tan Joe Hok yang sudah tiga hari berada di Kudus mengapresiasi penghargaan yang diberikan Djarum Foundation. Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat itu mengaku senang bisa melihat audisi atlet-atlet muda pebulutangkis.

"Ini yang saya harapkan. Pada 5 tahun mendatang ada pengganti pemain seperti Kevin [Sanjaya Sukamuljo], 10 tahun berikutnya ada penerusnya lagi. Jadi regenerasi ini tidak putus-putus," ujar Tan Joe Hok saat menerima penghargaan.



Tan Joe Hok pun berharap regenerasi pebulutangkis Indonesia seperti yang dilakukan PB Djarum terus berlanjut. Meskipun, sepanjang kariernya sebagai pemain Tan Joe Hok tidak pernah bergabung dengan klub bentukam perusahaan rokok tersebut.

"Waktu kembali meraih Piala Thomas [1961], ada tujuh dari delapan pemain berasal dari Djarum. Bukan soal Djarum-nya, ini soal kebanggaan," Tan Joe Hok menuturkan.

(DAL/DAL)