Fenati siap menghadapi setiap kritik atas perilaku ceroboh menekan rem Manzi saat keduanya memacu sepeda motor dengan kecepatan mencapai 200 kilometer per jam.
Dalam pernyataannya Fenati mengaku sebagai salah satu pebalap yang selalu menerima hukuman karena mengemudi dengan sembarangan di Moto3 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fenati mengaku terprovokasi dengan manuver Manzi saat balapan Moto2. Fenati dan Manzi beberapa kali bersenggolan sebelum insiden berbahaya menekan rem tersebut.
Romano Fenati mendapat banyak konsekuensi negatif akibat tindakannya menekan rem Stefano Manzi. (AFP PHOTO / Michal CIZEK) |
Fenati mengakui memiliki karakter impulsif yang bisa bertindak secara tiba-tiba menurut gerak hati. Tetapi hal itu dilakukannya bukan untuk menyakiti pebalap lain.
"Saya tidak ingin membenarkan diri sendiri. Saya tahu, bahwa sikap saya tidak dapat dibenarkan. Saya hanya ingin meminta maaf kepada semua orang," pebalap kelahiran Ascoli itu menuturkan.
Kesialan Fenati makin bertambah setelah Merinelli Snipers memutus kontraknya lebih cepat pada Senin (10/9) pagi waktu setempat. Bahkan tim Fenati untuk musim depan, MV Agusta, juga dikabarkan akan membatalkan kontraknya. (har)
Romano Fenati mendapat banyak konsekuensi negatif akibat tindakannya menekan rem Stefano Manzi. (AFP PHOTO / Michal CIZEK)