Dapat Banyak Hujatan, Romano Fenati Tak Mau Lagi Balapan
Putra Permata Tegar Idaman | CNN Indonesia
Rabu, 12 Sep 2018 09:04 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Moto2, Romano Fenati memutuskan untuk kembali ke sekolah usai ia banyak mendapatkan hujatan lantaran aksi tak terpuji di balapan Moto2 San Marino.
Fenati mendapat kecaman lantaran ia berusaha menekan rem motor milik Stefano Manzi. Atas perbuatannya, Fenati didiskualifikasi, mendapat skors dua seri, dan bahkan berujung pemutusan kontrak dari timnya.
"Apakah saya layak dipecat atau tidak, inilah yang sudah terjadi. Saya tidak bisa melakukan apapun, saya tak tahu apakah saya benar atau salah, namun saya tak berpikir semuanya tahu yang terjadi."
"Yang saya tahu, saya memang membuat kacau namun saya mendapat penilaian terlalu berat dari setiap orang," kata Fenati seperti dikutip dari GPOne.
Setelah mendapat pemutusan kontrak, Fenati menyatakan ia tak mau lagi fokus memikirkan balapan.
"Saat ini adalah waktunya untuk kembali ke sekolah, saya akan menyelesaikan kuliah saya. Saya tak bisa menyelesaikannya karena komitmen saya pada balapan."
"Untuk saat ini saya akan berkata tidak, saya tak mau lagi membalap untuk saat ini. Saya tak tahu bagaimana saya melihat keadaan ini dalam lima tahun ke depan," ujar pebalap asal Italia ini.
Fenati tak lupa untuk meminta maaf atas perilakunya terhadap Manzi yang mengundang kehebohan akhir pekan lalu.
"Saya membuat kacau. Saya meminta maaf kepada penonton dan juga para pemuda yang melihat kami dan menjadikan kami sebagai contoh," ungkap pebalap berusia 22 tahun ini. (nva)
Fenati mendapat kecaman lantaran ia berusaha menekan rem motor milik Stefano Manzi. Atas perbuatannya, Fenati didiskualifikasi, mendapat skors dua seri, dan bahkan berujung pemutusan kontrak dari timnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Romano Fenati mengaku mendapatkan banyak kecaman usai insiden di Moto2 San Marino. ( AFP PHOTO/ JORGE GUERRERO) |
"Saat ini adalah waktunya untuk kembali ke sekolah, saya akan menyelesaikan kuliah saya. Saya tak bisa menyelesaikannya karena komitmen saya pada balapan."
Lihat juga:Enrique Puas Spanyol Bantai Kroasia 6-0 |
"Saya membuat kacau. Saya meminta maaf kepada penonton dan juga para pemuda yang melihat kami dan menjadikan kami sebagai contoh," ungkap pebalap berusia 22 tahun ini. (nva)
Romano Fenati mengaku mendapatkan banyak kecaman usai insiden di Moto2 San Marino. ( AFP PHOTO/ JORGE GUERRERO)