Arteta: Guardiola Kecewa Tak Bisa Dampingi Manchester City

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 19/09/2018 05:16 WIB
Arteta: Guardiola Kecewa Tak Bisa Dampingi Manchester City Manchester City tak bisa didampingi Pep Guardiola pada laga lawan Olympique Lyon. (Reuters/Jason Cairnduff)
Jakarta, CNN Indonesia -- Asisten manajer Manchester City, Mikel Arteta menyebut Pep Guardiola kecewa tak bisa menemani 'The Citizens' dalam laga perdana Liga Champions melawan Olympique Lyon di Stadion Etihad, Rabu (19/9).

Guardiola tak bisa mendampingi Manchester City lantaran ia terkena kartu merah pada laga Liga Champions musim lalu saat menghadapi Liverpool di leg kedua babak perempat final. Hukuman Guardiola masih berlaku di musim ini.


Lantaran Guardiola tak bisa mendampingi tim, Arteta bakal bertindak jadi juru taktik yang langsung mendampingi perjuangan Raheem Sterling dan kawan-kawan di lapangan.


"Guardiola sangat kecewa. Kami tahu betapa Liga Champions sangat berarti untuknya. Ini adalah laga pertama dan vital untuk perjalanan di babak penyisihan."

Manchester City berambisi membidik sukses di Liga Champions musim ini.Manchester City berambisi membidik sukses di Liga Champions musim ini. (REUTERS/Phil Noble)
"Guardiola tentu tak memilih hal ini namun inilah yang terjadi. Saya ada di sini untuk coba melakukan yang terbaik," ujar Arteta seperti dikutip dari Sportskeeda.

Arteta mengaku tidak banyak perubahan yang dilakukan oleh Manchester City seiring absennya Guardiola.

"Sejauh ini persiapan normal, perbedaannya adalah di laga esok hari. Saya yang akan ada di tepi lapangan dan mencoba mengeluarkan keputusan yang tepat. Selain itu, tak ada lagi perubahan lain," tutur pria asal Spanyol ini.

Pep Guardiola harus menjalani sanksi sehingga tak bisa mendampingi Manchester City.Pep Guardiola harus menjalani sanksi sehingga tak bisa mendampingi Manchester City. (Reuters/John Sibley)
Arteta sempat dihubungkan dengan posisi manajer Arsenal selepas Arsene Wenger mengumumkan pengunduran diri. Arteta makin difavoritkan lantaran ia pernah berkostum Arsenal saat masih jadi pemain. Namun kemudian Unai Emery yang dipilih oleh manajemen Arsenal.

"Ini adalah tantangan yang bagus. Bila saya harus memilih, saya tentu memilih Pep untuk ada di tepi lapangan karena dia melakukan segalanya lebih baik dibandingkan yang lain."

"Kami akan mencoba mengurangi dampak (ketidakhadiran Guardiola) dan memberikan pemain apa yang mereka inginkan. Saya harap semuanya berjalan baik," ujar pria berusia 36 tahun ini. (ptr)