Valentino Rossi Berharap Salah Jelang MotoGP Aragon

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 21/09/2018 08:41 WIB
Valentino Rossi Berharap Salah Jelang MotoGP Aragon Valentino Rossi berharap Yamaha bisa mengakhiri paceklik kemenangan di MotoGP Aragon 2018. (REUTERS/Alessandro Bianchi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap veteran MotoGP Valentino Rossi berharap sikap pesimistisnya salah terkait peluang Movistar Yamaha meraih kemenangan di MotoGP Aragon, Minggu (23/9).

Yamaha dihadapkan pada paceklik kemenangan terburuk sepanjang sejarah di kelas primer Grand Prix pada balapan MotoGP Aragon. Jika gagal meraih kemenangan, maka Yamaha sudah 23 seri beruntun tidak pernah menang di MotoGP.

Jelang balapan MotoGP Aragon, Rossi dan rekan setimnya di Movistar Yamaha, Maverick Vinales, memiliki pendapat yang berbeda. Vinales mengklaim Yamaha sudah membuat kemajuan yang signifikan terkait masalah perangkat elektronik jelang balapan MotoGP Aragon, sementara Rossi berpikir sebaliknya.


Dikutip dari Motorsport, Rossi berharap sikap pesimistisnya salah jelang balapan MotoGP Aragon. The Doctor berharap Yamaha benar-benar sudah mampu mengatasi permasalahan seperti yang diungkapkan Vinales.

Valentino Rossi dan Maverick Vinales terakhir naik podium bersama di MotoGP Jerman.Valentino Rossi dan Maverick Vinales terakhir naik podium bersama di MotoGP Jerman. (REUTERS/Fabrizio Bensch)
"Buat saya Yamaha sedang bekerja, sesuatu diperbaiki, kami punya sesuatu berbeda hingga sedikit lebih baik. Tapi, sayangnya bagi saya ini bukan langkah besar," ucap Rossi.

"Saya berharap saya salah dan Vinales benar. Biasanya Aragon trek yang licin, jadi cengkeraman tidak terlalu bagus, dan itu biasanya Yamaha sedikit kesulitan. Selain itu trek ini membuat stres ban belakang, banyak tikungan, dan di bawah kondisi itu kami sangat menderita," sambungnya.

Valentino Rossi mengatakan masih banyak hal yang perlu diperbaiki Yamaha jelang MotoGP Aragon.Valentino Rossi mengatakan masih banyak hal yang perlu diperbaiki Yamaha jelang MotoGP Aragon. (REUTERS/Max Rossi)
Lebih lanjut Rossi mengatakan tes yang dilakukan Yamaha di Sirkuit Aragon, akhir Agustus 2018, diyakininya tidak akan banyak membantu.

"Masih banyak hal yang harus kami kerjakan, karena saat balapan kami tidak mampu menunjukkan potensi sesungguhnya. Kami berharap bisa menunjukkan kemampuan sesungguhnya," ucap Rossi.

Yamaha kali terakhir meraih kemenangan di MotoGP saat Rossi menjadi pemenang MotoGP Belanda, 25 Juni 2017. Sementara kali terakhir Yamaha sukses meraih podium musim ini pada balapan MotoGP Jerman, 15 Juli lalu.

Balapan MotoGP Aragon pada Minggu (23/9) bisa disaksikan secara live streaming di CNNIndonesia.com. (har)




BACA JUGA