Manajer Persib Umuh Muchtar memastikan pihaknya akan melakukan banding terkait sanksi yang diberikan Komdis PSSI terkait kematian suporter Persija Jakarta Haringga Sirla.
Umar mengatakan masalah diterima atau tidak banding yang diajukan Persib nantinya bakal dipertimbangkan melalui Komisi Banding PSSI. Keputusan hasil banding ada di tangan Komisi Banding.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Manajer Persib: Bubar Saja PSSI Semuanya! |
Dijelaskan Umar dalam keputusan sidang, Komdis tidak hanya menyoalkan masalah penganiayaan suporter, tapi juga persoalan tindakan kasar pemain sampai provokasi yang dilakukan suporter melalui spanduk yang terbentang.
"Misalnya kemarin ada provokasi lewat spanduk, ini wasit dan Panpel harusnya minta diturunkan dulu, laga dihentikan sementara sampai koreonya turun baru pertandingan dimulai lagi," ucap Umar.
Komdis PSSI mempersilakan Persib Bandung untuk banding. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi) |
"Lihat pemain kemarin mainnya kasar, coba dilihat lagi ada berapa kali pelanggaran keras selama pertandingan. Kami juga memberikan hukuman buat penonton yang selama ini nyaris tidak pernah dihukum," ungkapnya.
Dalam putusan sidang Komdis PSSI disebutkan semua pelaku penganiayaan yang menyebabkan Haringga meninggal disanksi larangan menonton sepak bola di wilayah Republik Indonesia seumur hidup.
Komdis PSSI menjatuhkan hukuman laga usiran di luar Pulau Jawa dan tanpa penonton serta suporter untuk Persib hingga akhir musim Liga 1 2018. Persib juga mendapat hukuman menjalani pertandingan kandang tanpa penonton hingga tengah musim 2019. (ttf/ptr)
Komdis PSSI mempersilakan Persib Bandung untuk banding. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)