Nurtani Purba yang turun di kelas 73-79 kg berhasil meraih medali perak usai menjadi yang terbaik kedua dari empat peserta. Ia mencatatkan angkatan terbaik 120kg dari tiga kali percobaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kelas berbeda, Siti Mahmudah yang turun di kelas 79kg juga berhasil memboyong medali perak. Di angkatan pertama, Siti berhasil mengangkat beban seberat 115kg, kemudian berhasil menambah angkatannya menjadi 120kg.
Siti Mahmudah meraih perak di cabang olahraga angkat besi Asian Para Games 2018. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Medali perunggu diraih lifter Taiwan Tzu-hui Lin yang mencatatkan angkatan terbaik 120kg. Meski sama-sama mempunyai angkatan yang sama dengan Siti, Lin hanya berhasil di angkatan terakhir dari tiga kali percobaan.
Ditanya soal penampilan lifter putri Indonesia, Presiden Joko Widodo enggan banyak berkomentar.
"Tadi memang ada China 140kg. Itu rekor baru dunia dan Asia juga," ujar Jokowi Singkat.
Kehadiran Jokowi Dongkrak Semangat Lifter Indonesia
Siti yang meraih perak mengaku sangat senang karena perjuangannya disaksikan langsung oleh orang nomor satu di Indonesia. Siti mengaku tidak menyangka Jokowi akan hadir di lokasi pertandingan.
"(Ditonton Presiden Jokowi), saya jadi lebih tambah semangat lagi. Terima kasih bapak Presiden sudah menonton, saya jadi tidak gugup, jadi malah semangat. Tadi Pak Presiden ucapkan selamat. Terima kasih bapak sudah menonton kami. Saya jadi lebih semangat lagi," kata Siti usai lomba.
"Saya memang ditargetkan [medali] perak. Karena yang dapat emas itu memang juara dunia, jadi saya ada motivasi untuk latihan lagi. Saya ingin lebih baik lagi ke depannya. Saya yang penting latihan lebih giat lagi supaya bisa berbuat yang lebih baik lagi," terangnya. (ttf/sry)
Siti Mahmudah meraih perak di cabang olahraga angkat besi Asian Para Games 2018. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)